BPBD Lutim Evaluasi Program Destana

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur melakukan monitoring dan seminar evaluasi program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang difokuskan pada dua desa yakni Desa Pongkeru Kecamatan Malili dan Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana.

Kedua desa ini memang ditujnjuk BPBD sebagai pilot project penguatan dan pengembangan program pemberdayaan menuju masyarakat tangguh bencana.

“Evaluasi kegiatan Desatana ini ditujukan untuk mengetahui lebih lanjut capaian program termasuk kerjasama dengan program-program lain yang sudah ada di desa. Selain itu juga sebagai bahan rujukan untuk pengembangan kegiatan baru oleh pemangku kepentingan baik di Kabupaten, Propinsi dan Pusat,” jelas ketua Kelompok Kerja Pemberdayaan Ketangguhan Masyarakat BPBD, Andarias Miding, di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (17/11/15).

Ia menambahkan, sasaran pengembangan kegiatan program ketangguhan masyarakat agar m asyarakat memiliki kesiapan untuk menghadapi bencana dan kemampuan untuk mengurangi resiko, serta memiliki ketahanan dan kekuatan untuk membangun kembali kehidupannya setelah terkena dampak bencana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan Setelah sebelumnya dilakukan pendampingan secara berkala, maka kini saatnya kedua desa ini di evaluasi sejauhmana program ini telah berjalan di masyarakat.

Menurutnya ada beberapa program yang akan dievalusi dari kedua desa ini antara lain, analisis resiko dengan membuat peta ancaman, kerentanan, dan kapasitas, mendirikan forum relawan, rencana aksi komunitas, rencana kontijensi desa; membuat jalur evakuasi, hingga jalur ekonomi untuk pembiayaan pasca bencana.

“Melalui monitoring ini harapan kita, program Destana dapat memunculkan perbaikan konsep tanggap bencana agar menjadi lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Intinya, kata Bahri, setiap program yang telah dilakukan harus dievaluasi sebab keberhasilan upaya pengurangan resiko bencana sangat ditentukan oleh adanya sinergi keterlibatan pemerintah, masyarakat serta dunia usaha secara sungguh-sungguh dan terus menerus untuk mengkampanyekan aksi-aksi pengurangan resiko bencana.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser