Bupati Inisiatif Jadikan Pasar Niaga Malili sebagai Pasar Hobi

Thalita
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Budiman berkesempatan meninjau Pasar Niaga Malili, Sabtu (17/07/2021). Saat peninjauan pasar tersebut, Bupati yang didampingi Kadis Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dagkop & UKM), Hj. Rosmiyati Alwy dan Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Senfry Oktavianus menyoroti bangunan yang terkesan terbengkalai, Kondisi bangunan kotor dan tidak terurus.

Mendapati pasar yang tak terawat, Bupati meminta OPD terkait untuk segera membenahi untuk kemudian diaktifkan kembali sebagai sarana jual beli.

“Kita semua ikut menanggung dosa kalau dibiarkan pasar ini terbengkalai,” kata H. Budiman dihadapan kepala OPD yang turut mendampinginya.

“Kadis PUPR segera kerahkan teman-teman yang tidak punya kegiatan penting besok untuk kita bersama-sama membersihkan tempat ini, kita libatkan juga Satpol PP dan petugas kebersihan,” perintah Bupati kepada Plt. Kadis PUPR Luwu Timur, Senfry Oktavianus.

Dirinya juga meminta kepada yang diberi tanggung jawab dalam hal ini pengelola pasar untuk ditata dan dikelola dengan baik.

“Tidak boleh aset seperti ini biarkan terbengkalai, saya bertanya ini, sanggup atau tidak (kelola). Kalau tidak sanggup banyak orang (pengganti),” tanya Budiman kepada pengelola Rahman.

Mendengar pertanyaan yang dilontarkan Bupati, Pengelola Pasar, Rahman menjawabnya masih sanggup mengelola pusat niaga ini. Untuk menggairahkan geliat masyarakat untuk berdagang ke Pusat Niaga Malili, Bupati berinisiatif menjadikan pasar ini sebagai pasar hobi.

“Kita jangan langsung berharap ramai, tapi bertahap. Perlu ada daya tariknya ini pasar, supaya orang bisa datang, makanya saya berinisiasi menjadikan pusat niaga ini menjadi pasar hobi,” ujar H. Budiman.

Menurutnya, pasar hobi dimanfaatkan pedagang hewan untuk menjual hewan peliharaannya. Juga dimanfaatkan warga untuk sekedar refreshing melihat jenis hewan peliharaan.

Sebagai informasi, Pasar ini memiliki kios sebanyak 64 kios dibangun tahun 2016 menelan dana APBN Rp. 9,1 milliar. Pasar ini diresmikan pada bulan Februari tahun 2018 dan sempat beroperasi, namun hanya beberapa hari saja. (hms/ikp/kominfo)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser