Bupati Lutim Hadiri Ceramah Subuh Ustadz Das’ad Latief di Mangkutana

1 Min Read

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah di Masjid Al Amin Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana. Sholat subuh berjamaah ini merupakan bagian dari perayaan menyemarakkan Tahun Baru Hijriyah 1440 Hijriyah, Kamis (27/09/2018).

Sholat subuh berjamaah ini di isi tau’siah Ustadz Das’ad Latief yang mengingatkan pentingnya mendidik anak. sebelumnya, ustadz Das’ad Latief juga mengisi kegiatan Tablig Akbar di Kecamatan Burau dan Kecamatan Tomoni, Rabu 26 September 2018.

Dalam sambutannya, Husler menyampaikan rasa bangga karena masyarakat Luwu Timur di berbagai Kecamatan melaksanakan perayaan tahun baru Islam yang berlangsung dengan semarak dan di isi dengan berbagai kegiatan ibadah.

“Alhamdulillah saya merasa sangat bersyukur, masyarakat Luwu Timur sangat antusias merayakan peringatan Tahun Baru Islam dengan berbagai kegiatan ibadah yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” tambahnya.

Sementara Ustadz Das’ad Latief dalam tau’siyahnya mengingatkan, ada lima hal penting untuk diamalkan umat Islam. Menurutnya, kelima hal itu antara lain selalu menjaga wudhu, berpakaian yang pantas, selalu bersyukur dan berserah diri kepada Allah serta mengamalkan sholat dhuha.

“Amalkan ini semua. Insya Allah tenang hidup ta, dan akan selalu diberkahi dan dirahmati Allah SWT,” jelasnya.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.