Dengan Rasa Sedih, Budiman Lepas Pemberangkatan Jenazah Dokter Luther Menon Menuju Toraja

Thalita
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman tak dapat menyembunyikan kesedihannya saat melepas pemberangkatan jenazah almarhum dr. Luther Menon dari rumah duka Desa Puncak Indah Malili menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Kabupaten Tana Toraja, Jum’at malam (17/02/2023).

Bagaimana tidak, di mata Bupati, almarhum yang pernah mengabdikan diri di Puskesmas Malili dan Puskesmas Lampia adalah sosok yang dikenal sedikit berbicara, tetapi banyak bekerja. Bupati tahu betul karakter almarhum, karena almarhum pernah menjadi dokter bagi dirinya dan rumpun keluarga besarnya.

“Saya dan keluarga merasa sangat kehilangan sosok yang boleh jadi belum ada yang dapat menggantikan beliau, dengan segala pengalaman dan sentuhan tangan dinginnya banyak orang yang sembuh dari penyakitnya,” ungkap H. Budiman di hadapan pelayat.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu Timur mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum dr. Luther Menon yang telah mengabdikan diri selama 31 tahun sebagai dokter, sebuah pengabdian yang layak jadi teladan,” tambahnya.

Terakhir, Bupati juga mengajak semua orang untuk mendoakan almarhum, dan mengikhlaskan kepergiannya.

“Mari kita ikhlaskan kepergian beliau, karena ini sudah menjadi rencana terbaik-Nya, semoga almarhum diampuni segala dosa dan kekhilafannya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucap Bupati menutup sambutan pelepasannya.

Pelepasan pemberangkatan jenazah juga dirangkai dengan upacara singkat dan persembahan puji-pujian serta doa yang disampaikan oleh Pdt. Rikharti Tolage, M.Th.

Turut hadir beberapa kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan rekan pelayanan serta sanak keluarga.

Sekadar diketahui, dr. Luther Menon meninggalkan seorang istri, dan 2 anak. Almarhum lahir 20 Agustus 1958 dan meninggal 13 Februari 2023, sebelum meninggal almarhum sempat mendapat perawatan di RSUD. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Makassar. (op/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser