Di Hadapan Menhut, Bupati Lutim Usulkan 50 Hektare Kawasan Hutan Jadi Perhutanan Sosial

Asdhar
2 Min Read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Bupati, Puspawati Husler, menyambut kedatangan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur secara resmi mengusulkan konversi sekitar 50 hektare kawasan hutan menjadi kawasan perhutanan sosial kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Raja Juli Antoni, saat kunjungan kerja di Luwu Timur, Kamis (12/06/2025).

Usulan ini disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat mendampingi Menteri Kehutanan meninjau sejumlah titik reklamasi dan konservasi lingkungan di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

“Alhamdulillah, kami mengusulkan beberapa titik kawasan hutan yang kami nilai berpotensi untuk diberdayakan sebagai perhutanan sosial, agar bisa dimanfaatkan masyarakat dalam aktivitas produksi, khususnya mendukung program ketahanan pangan dari Bapak Presiden,” kata Irwan.

Wilayah yang diusulkan meliputi kawasan di Mahalona, Parumpanai, serta beberapa lokasi strategis lainnya di kecamatan berbeda. Pemkab menargetkan pengusulan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kelayakan lokasi.

Menurut Irwan, langkah ini diambil karena banyak kawasan hutan di Luwu Timur yang bisa berfungsi ganda, yakni selain sebagai area konservasi sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi berbasis masyarakat.

Usulan ini mendapat respons positif dari Raja Juli Antoni. Raja Juli melakukan kunjungannya ke Luwu Timur dengan sejumlah agenda, beberapa diantaranya yakni meninjau kawasan reklamasi tambang PT Vale Indonesia dan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Wallacea.

Menteri Kehutanan juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol pelestarian hutan.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi santai di Matano Yath Club, tepian Danau Matano, yang menjadi simbol harmoni antara konservasi dan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser