LUWURAYA.COM — Seorang anggota polisi mengalami luka saat berupaya mengamankan pria berinisial MR (40) yang diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis samurai di depan Billiard Viktoria, Kota Palopo, dalam kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (10/10/2026) malam.
Dalam kejadian tersebut, Aiptu Abu Bakar mengalami luka pada jari telunjuk tangan kiri. Sementara itu, MR mengalami luka terbuka pada ibu jari tangan kanan akibat terkena bagian tajam samurai.
Keduanya kemudian mendapatkan perawatan di RS Mega Buana Kota Palopo.
Setelah menjalani perawatan, MR diamankan di Mapolsek Wara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Berawal dari Operasi Cipkon dan KRYD
Kegiatan Cipkon dan KRYD Polres Palopo berlangsung pada Sabtu malam hingga Minggu (11/10/2026) dini hari di wilayah hukum Polres Palopo.
Kegiatan diawali dengan apel dan pengecekan personel di Markas Polres Palopo pada pukul 23.30 Wita. Apel dipimpin Kapolsek Wara, AKP Syarief Sikati, bersama personel yang telah ditugaskan dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek Wara AKP Syarief Sikati mengatakan kegiatan Cipkon dan KRYD merupakan upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya mencegah gangguan kamtibmas, mengantisipasi tindak kriminalitas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan dan tidak membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
MR Diamankan untuk Proses Hukum
Berdasarkan keterangan kepolisian, MR diduga mengamuk sambil membawa samurai setelah mengonsumsi minuman keras.
Polisi mengamankan MR setelah insiden itu untuk menjalani proses penyidikan. Status hukum dan perkembangan penanganan perkara selanjutnya belum dirinci dalam keterangan yang tersedia.
Kegiatan Cipkon dan KRYD tersebut berakhir pada Minggu (11/10/2026) pukul 05.00 Wita.
Polres Palopo mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

