Dishub Lutim Awasi Ribuan Unit Kendaraan

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Luwu Timur saat ini mengawasi sebanyak 4.000 unit kendaraan yang tengah beroperasi didaerah yang dijuluki Bumi Batara Guru. Dari jumlah tersebut, 45 unit kendaraan sudah tercatat telah melanggar.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Luwu Timur, Saenal yang ditemui awak media diruang kerjanya, Rabu 22 Februari 2017 mengatakan, kendaraan yang beroperasi di kabupaten Luwu Timur mayoritas berasal dari Propinsi Sulawesi Tenggara.

Menurut Saenal, pihaknya saat ini sudah mendata sebanyak 4.000 unit kendaraan per tahun yang beroperasi di Luwu Timur. Sejak Januari hingga Februari 2017 ini telah tercatat 45 unit kendaraan yang dinilai telah melanggar sehingga diberikan pembinaan.

“Sejak Januari sudah ada 45 unit kendaraan yang dinilai melanggar. Dari jumlah itu, ada juga kendaraan yang menggunakan plat gantung sehingga diberikan pembinaan berupa menandatangi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” ungkapnya.

Saenal pun mengancam akan melanjutkan persoalan tersebut ke pihak Kepolisian jika nantinya masih ada pengendara yang mencoba – coba mengulangi perbuatannya dengan cara memasang plat kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya.

Dirinya juga mengimbau warga agar tetap berhati – hati dalam memilih untuk menggunakan kendaraan umum jika ingin bepergian keluar kota atau daerah. Jangan sampai, kata Saenal, kendaraan yang digunakan ada kendaraan yang menggunakan plat gantung.

“Jika kita menumpangi kendaraan yang menggunakan plat gantung dan terkena musibah kecelakaan dijalan, maka tidak ada jaminan dari asuransi. Yang ada asuransi hanya kendaraan umum plat kuning. Plat gantung juga merugikan kendaraan umum,” kata Saenal.

Setiap enam bulan, tambah Saenal, pengelola kendaraan umum wajib menguji kelaikan kendaraannya dalam rangka mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada saat berlalulintas. “Yang diuji seperti, rem, klakson, lampu, setir dan beberapa lainya,” ungkapnya

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser