Ekonomi Luwu Timur Tumbuh diatas Target RKP Nasional

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma mengatakan sasaran dan strategi kebijakan fiskal mengamanatkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang termuat dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2015 ditargetkan 5,8 persen, inflasi 3-5 persen, jumlah penduduk miskin berkisar 9-10 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,5 – 5,7 persen seperti yang termuat dalam Permendagri Nomor 37 tahun 2014.

Dikabupaten Luwu Timur tahun ini, kata Hatta, pertumbuhan ekonomi tanpa tambang sebesar 9,68 persen, inflasi berkisar 11,48 persen, jumlah penduduk miskin 8,36 persen dan tingkat pengangguran 6,28 persen. Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi Luwu Timur berada diatas target RKP Nasional yakni 9,8 persen.

Pernyataan ini disampaikan Hatta sebagai jawaban atas pandangan fraksi Gerindra, Sarkawi A Hamid pada sidang paripurna DPRD dengan agenda jawaban bupati terhadap pandangan fraksi terkait Ranperda APBD TA 2015 yang berlangsung di ruang rapat paripurna, Rabu (26/11).

Terkait keterlambatan penyerahan RAPBD TA 2015 dijelaskan Hatta bahwa proses penyusunan RAPBD TA 2015 memerlukan waktu yang cukup panjang, mulai dari menyusun pedoman penyusunan RAPBD TA 2015, pengimputan RKA-SKPD/PPKD dimana adanya peralihan penggunaan sistem aplikasi keuangan ke SIMDA BPKP sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan kepada SKPD dan dilanjutkan dengan asistensi RKA-SKPD/PPKD oleh TAPD.

Terhadap pandangan Fraksi PAN melalui juru bicaranya, Harisa Suarjo pada sektor perencanaan, Hatta mengatakan saat ini telah dilakukan perencanaan lebih awal agar diperoleh pagu riil sesuai kondisi lapangan.

Terkait usulan dan saran dari Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Esra Lamban terkait penghasilan tetap kepala desa, dijelaskan Hatta bahwa penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa ditentukan berdasarkan jumlah alokasi dana desa. Batas maksimal ditetapkan dengan mempertimbangkan efisiensi, jumlah perankat, kompleksitas tugas pemerintahan dan letak geografis.

Untuk diketahui, gambaran umum struktur RAPBD TA 2015 antara lain, pendapatan ditargetkan Rp1.050.294.478.822 yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar, Rp150.624.013.183, dana perimbangan sebesar Rp621.649.387.057, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sejumlah Rp278.021.078.582

Sementara total belanja sejumlah Rp1.166.316.022.893 terdiri atas belanja tidak langsung Rp510.514.169.859 dan belanja langsung Rp655.801.853.034. Defisit sebesar Rp116.021.544.071 dan pembiayaan netto sebesar Rp116.021.544.071.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser