Hasil Tes Urine Sementara, Delapan Pegawai Diduga Positif Pengguna Narkoba

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Sedikitnya delapan orang pegawai diduga telah mengkonsumsi barang haram atau narkoba. Hasil tersebut adalah hasil sementara yang disampaikan salah seorang tim yang tergabung dalam tes urine dikantor Bupati, Senin 6 Februari 2017.

“Kalau garisnya satu, itu artinya urinenya positif, sementara kalau dua negatif. Untuk sementara ada delapan urine yang diduga positif. Tetapi apakah dia telah mengkonsumsi Narkoba atau ada obat lainnya,” ungkapnya.

Hasil tes urine yang diduga positif tersebut juga disaksikan langsung oleh Wakil Bupati (wabup) Luwu Timur, Irwan Bachri Syam diruang bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol sekertariat Daerah Luwu Timur.

Sementara itu, Koordinator medis tes urine, Safaruddin mengatakan, tes urine yang digunakan untuk mendeteksi pengguna narkoba atau obat obatan lainnya adalah tes multidrug.

“Alat tes multidrug ini memiliki enam jenis parameter yang masing – masing bekerja untuk mendeteksi jenis obat yang telah dikonsumsi,” ungkap Safaruddin yang ditemui disela – sela tes urine.

Untuk diketahui, sebanyak 1.000 orang peserta yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Honorer dan tenaga upah jasa di kabupaten Luwu Timur saat ini menjalani tes urine. Jumlah tersebut telah melebihi target dari BNK yakni 500 orang peserta saja.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser