Hatta: Kasus Puskesmas Wasuponda Cederai Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma menilai jika kasus meninggalnya salah seorang bayi imature yang terjadi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wasuponda, Kecamatan Wasuponda saat ini telah mencederai peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurutnya, peningkatan pelayanan ini sudah menjadi atau merupakan prioritas Pemerintah Daerah dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Luwu Timur.

“Kasus ini tidak cukup hanya dengan meminta maaf kepada keluarga korban, paling tidak ada sanksi yang diberikan karena ini dinilai mencederai peningkatan pelayanan terhadap masyarakat yang selama ini merupakan prioritas pemerintah daerah,” ungkap Hatta saat rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (21/04/14) pagi ini.

Dalam rapat tersebut, Bupati dua periode ini juga meminta kepada Wakil Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler, Kepala Inspektorat, Amir Kapeng dan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, April untuk turun melakukan evaluasi di Puskesmas Wasuponda.

“Dari segi kesehatan bayi imature ini memang sangat rentang namun ada mekanisme pelayanan yang terabaikan oleh pihak Puskesmas tersebut. Olehnya itu, Wakil Bupati, Inspektorat dan Kadis Kesehatan agar turun melakukan evaluasi,” ungkap Hatta.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler yang dikonfirmasi awak media melalui via telepon membenarkan jika dirinya turun melakukan evaluasi terkait meninggalnya bayi imature tersebut.

“Saat ini saya sedang berada di Puskesmas Wasuponda dalam rangka melakukan evaluasi terkait kasus meninggalnya bayi imature ini,” ungkap Husler.

Sebelumnya, kasus ini mencuat dengan dikabarkan meninggalnya bayi imature beberapa hari yang lalu di Puskesmas Wasuponda yang diduga terjadi akibat pelayanan buruk serta diduga tidak sesuai standard operating procedure (SOP) dalam menangani pasiennya.

Padahal kasus ini sudah ditangani dan difasilitasi oleh Pemerintah Kecamatan Wasuponda melalui Camat, Awaluddin Anwar dengan mempertemukan antara orang tua korban, pihak puskesmas dan tokoh masyarakat dikantor camat Wasuponda, Rabu (16/04/14) lalu namun Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma juga meminta kepada Wakil Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler bersama dengan Inspektorat dan Kadis Kesehatan agar turun melakukan evaluasi.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser