Husler Apresiasi Suasana Kondusif di Kecamatan Kalaena

2 Min Read

Kegiatan Safari Ramadhan yang digelar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur hari ini (Jumat 17 Mei 2019) memasuki safari ke 4 di Kecamatan Kalaena. Pada kesempatan ini Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) senilai 122.687.000 rupiah. Bantuan tersebut berupa Jaminan Hidup Bagi Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB), Jaminan Hidup Bagi Penghuni LKSA Miftahul Ulum, dan bantuan bagi Koperasi Usaha Bersama (KUBE) fakir miskin.

Selain menyerahkan bantuan sosial, Husler yang saat itu hadir didampingi Wakilnya, Irwan Bacri Syam, juga menyerahkan hibah sebesar 115 juta rupiah kepada Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Islam Miftahul Ulum Kecamatan Kalaena.

Menurut Husler, batuan sosial dan dana hibah tersebut terkait dengan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita dan membantu meningkatkan taraf hidupnya,” ungkap Husler usai menyerahkan bantuan.

Kegiatan safari Ramadhan adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur setiap tahun pada bulan Ramadhan. Selain sebagai sarana silaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat dan mendengar langsung keluhan dan masukan masyarakat di Kecamatan terkait pelaksanaan pembangunan daerah.

Di Kecamatan Kalaena, Husler juga mengapresiasi suasana kondusif yang terjaga di wilayah yang warganya multi etnis tersebut. Menurutnya, toleransi antar umat beragama terjalin baik di tempat itu.

”Terima kasih saudara-saudaraku umat Kristiani dan Hindu yang sangat toleran dan menghargai umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini,” kuncinya. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.