Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Terkait Kasus Dugaan Sunat, Kejari Belopa Tetapkan Kadinkes Tersangka
Hukum

Terkait Kasus Dugaan Sunat, Kejari Belopa Tetapkan Kadinkes Tersangka

Asdhar
Asdhar
1 November 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Kejaksaan Negeri (Kejari) Belopa telah menetapkan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Luwu, Suyuti Asbudi sebagai tersangka pada kasus dugaan pemotongan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Persalinan (Jampersal) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Jum’at (31/10/14).

“Kasus ini sudah dalam tahap penyidikan, karena bukti sangat cukup, maka kami menetapkan kadis kesehatan sebagai tersangka pada kasus pemotongan beberapa bantuan tersebut,” ungkap Zet Tadung Allo, kepala Kejari Belopa kepada awak media.

Dalam kasus ini, kata Zet Tandung, pihak kejaksaan telah memeriksa sebanyak 12 Puskesmas yang ada di Kabupaten Luwu, sementara dari jumlah tersebut delapan diantaranya telah mengakui adanya pemotongan bantuan tersebut. “Dari 12 puskesmas yang ada di Luwu, delapan pusekesmas telah mengakui adanya potongan,” ungkap Zet Tandung.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Untuk diketahui, pihak Kejaksaan Negeri Belopa dalam penanganan dugaan pemotongan dana ini telah melakukan penggeledahan di beberapa tempat, selain di kediaman Kadis Kesehatan dan kantor Dinas Kesehatan, jaksa juga telah menggeledah rumah salah seorang bendahara dinas kesehatan dengan menyita sejumlah barang seperti berkas, laptop hinga HP milik pribadi kadis dan bendahara.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article KPHL Sosialisasi Batas Kawasan Hutan
Next Article Banyak Masalah, DPRD Hearing Kadinkes Lutra
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?