Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menghadiri upacara puncak peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Tahun 2019, di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Selasa (24/09/2019).
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bertindak selaku Inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan seragam Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil.
Menurut Gubernur, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah tercapai secara nasional berkat kerjasama seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
“Reformasi Agraria, percepatan tata ruang, pengadaan tanah, pengendalian ruang dan penanganan sengketa pertanahan juga mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menggagas Program transformasi digital. Dimana layanan pertanahan dapat diakses oleh masyarakat secara elektronik dari mana saja dan kapan saja sehingga menjadi efektif, efisien dan transparan.
Kementerian ATR/BPN juga terus mendorong Pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan para investor dalam berusaha, dan terus mengembangkan layanan online bidang tata ruang dengan nama GISTARU (Geographic Information System Tata Ruang).
Peringatan Hantaru tahun ini mengangkat tema “ATR/BPN Menuju Penataan Ruang dan Pelayanan Pertanahan yang Berkepastian Hukum dan Modern”. Upacara diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Para Bupati dan Walikota se-Sulawesi Selatan dan Kepala ATR/BPN se-Sulawesi Selatan. (hms/ikp/kominfo)
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

