Iswadi Nahkodai Purna Paskibraka Luwu Timur

Asdhar
2 Min Read

Iswadi akhirnya resmi menahkodai Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Luwu Timur masa bakti 2017-2022 pasca di lantik oleh Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler. Iswadi dilantik bersama puluhan pengurus PPI yang berlangsung di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Sabtu (12/08/2017).

Selain Bupati, pelantikan ini juga dihadiri Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia Sulawesi Selatan, Marwan, Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis dan para calon Paskibra tahun 2017.

Selain agenda pelantikan, PPI Luwu Timur juga mengagendakan rapat kerja dan upgradinguntuk membahas sejumlah program kerja kedepan dengan tema “optimalisasi tata organisasi yang administratif, bersinergi, berpotensi, dan berprestasi demi terwujudnya PPI BIG ( bersahaja, inovatif, global).

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan momentum pelantikan ini harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperbaharui semangat, karya dan pengabdian. Meski telah purna, mereka yang tergabung dalam organisasi PPI merupakan orang-orang pilihan dari tiap sekolah.

Ia juga mengingatkan agar program kerja yang akan dijalankan harus didukung seluruh jajaran pengurus. Menurutnya maju tidaknya organisasi tergantung dari kekompakan seluruh pengurus. Hal ini bisa diwujudkan dengan komunikasi yang aktif diantara seluruh pengurus.

“Lewat komunikasi, bangun kekompakan dengan seluruh pengurus” katanya.

“Sebagai organisasi kader, PPI harus terus terlibat untuk membantu membina para calon paskibra. Jangan hanya fokus pada HUT RI saja, tapi juga perayaan nasional lainnya” kunci Husler.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.