Wacana kenaikan harga BBM oleh Pemerintah nampaknya member dampak pada pembelian oleh masyarakat. Seperti terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (3/11/14), banyak konsumen yang datang membeli BBM menggunakan jeriken.
Salah seorang operator SPBU mengatakan, mereka mulai melayani pembelian premium dan solar menggunakan jeriken terjadi sejak sepekan terakhir dan tidak ada larangan. Padahal sebelumnya, pembelian BBM memakai jeriken tidak diperbolehkan.
Salah seorang warga Desa Bone Lemo, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Muharram bahkan secara terbuka mengungkapkan jika dirinya membeli BBM dengan menggunakan jeriken untuk ditimbun.
“Jelang kenaikan harga ini, saya memang membeli dengan menggunakan jeriken untuk disimpan, selebihnya akan dijual,” ujar Muharram.
Menurutnya, karena rumahnya berada jauh dari SPBU sehingga tindakan menykmpan BBM terpaksa dilakukan.
“Dalam sehari saya beli sampai 50 liter, selain untuk keperluan kendaraan, juga digunakan untuk mesin genset, selebihnya kami jual per liter,” ungkapnya.
Dia mengaku secara bebas membeli BBM dengan menggunakan jeriken karena tidak ada petugas yang berjaga.
Kepala Kepolisian Resor Luwu, Ajun Komisaris Besar, Alan Gerrit Abast, dikonfirmasi, menyebutkan, mengantisipasi terjadinya penimbunan jelang kenaikan harga BBM, pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang berpeluang melakukan penimbunan.
“Saya sudah perintahkan reserse dan intelijen untuk melakukan monitoring dan pengawasan,” kata Alan.
Sementara di Palopo, sejumlah SPBU sudah mulai kosong, pengendara yang ingin mengisi bahan bakar kendaraannya, terpaksa membeli premium botolan, meski harganya mencapai Rp 8 ribu per botol.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

