Wali Kota Palopo, HM Judas Amir optimis pembenahan dan penataan kawasan kumuh di Palopo akan tuntas di tahun 2018 mendatang. Hal itu disampaikan Judas saat Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kota Palopo, di Auditorium Saokotae, Kamis (9/11/17).
Dia merincikan, dari total 89 hektar luas kawasan kumuh di Kota Palopo, sebanyak 59 hektar sudah ditangani oleh pemerintah melalui program penataan dan pembangunan sejumlah sarana dan infrastruktur di kawasan tersebut.
“Sisanya tinggal 30 hektar luas kawasan kumuh yang akan masuk program di tahun 2018. Pemerintah juga tetap akan memprogramkan pelaksanaan bedah rumah bagi penduduk yang fokus pada konsep ‘Aladin’ yaitu atap, lantai, dan dinding,” ujar Judas.
Untuk diketahui, sejumlah kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh umumnya berada di kawasan pesisir, seperti kelurahan Salotellue, kelurahan Ponjalae, kelurahan Pontap, kelurahan Penggoli, kelurahan Sabbamparu.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

