Hari Raya Idul Fitri merupakan puncak kemenangan umat muslim setelah melakukan perjalanan jauh mencari ketaqwaan disisi Allah SWT, taqwa dalam artian mendekatkan diri kapada sang pencipta sekaligus mencari ketenangan batin dan kepuasan dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Kepala Desa Solo, Kecamatan Angkona, Kab Luwu Timur, Edi Sunaryo Iswanto mengatakan bahwa, selain untuk membersihkan jiwa dan raga, momen idul fitri juga sebagai ajang untuk perdamaian Negeri dengan terus menjalin tali silaturahmi antar umat beragama, khususnya di Desa Solo.
“Setelah Berpuasa penuh, tibalah saatnya kita menikmati kemeriahan dan sambut momen perdamaian untuk menyatukan bangsa, sekarang kita sama-sama membersihkan jiwa raga kita untuk kembali fitrah layaknya bayi yang baru lahir ke dunia,” terang Edi Sunaryo, Senin (03/06/2019).
Kepala Desa Solo juga meminta agar masyarakat Desa Solo terus bersinergi bersama Pemerintah Desa Solo untuk menjaga serta menciptakan perdamaian, keamanan dan ketertiban Desa. “Mari bersinergi bersama kami untuk menjaga perdamaian, keamanan serta ketertiban di Desa tercinta kita,” tutup Kades Solo. (rhj)
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

