Kadisdagkop-UKM Minta Masyarakat Tidak Panik Terkait Kelangkaan Minyak Goreng

Thalita
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU TIMUR – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus meminta masyarakat untuk tidak panik terkait minyak goreng yang saat ini agak sulit ditemukan, dan harga jualnya pun kebanyakan tidak sesuai dari Het.

“Saat ini kami terus melakukan sidak bahkan akan membentuk tim satgas untuk menangani kelangkaan minyak goreng ini,” imbuh Senfry saat dikonfirmasi, Rabu (02/03/2022).

“Kami harapkan masyarakat jangan khawatir, kita akan berusaha untuk menuntaskan persolan ini. Karena saat ini kami terus melakukan pemantauan ditiap-tiap pasar tradisional hingga pasar modern,” tambahnya.

Selain itu, untuk memasuki bulan suci ramadhan, nantinya pihaknya akan melakukan operasi pasar, dan membuat pasar murah untuk bahan pokok.

“Jadi kita juga menghimbau bagi para pedagang tidak boleh menjual minyak goreng diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), karena pelit minyak goreng Rp. 14 ribu,” Kata dia.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga yakni Rp. 14.000 per liter. Kemudian per 1 Februari, HET minyak goreng curah ditetapkan Rp. 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp. 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp. 14.000 per liter.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser