Kampanye di Larompong, Cakka-Amru Akui Ada yang Menyebar Fitnah

Asdhar
1 Min Read

Pasangan calon Bupati Luwu, Andi Mudzakkar-Amru Saher mendapat kesempatan pertama berkampanye di hari pertama, Senin (2/9/13). Pasangan calon Bupati yang diusung Partai Golkar ini berkampanye perdana di Gedung Rio Rennu, Larompong, Kabupaten Luwu.

Dalam kesempatan tersebut, Cakka yang memakai kemeja warna putih di hadapan ribuan simpatisannya mengakui ada pihak yang sengaja hembuskan fitnah untuk menjelek-jelekkan dirinya. Fitnah tersebut bertujuan untuk menjatuhkan kredibiltasnya menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Luwu.

“Kami akui selama ini ada pihak yang sengaja menghembuskan fitnah yang bertujuan untuk menjatuhkan kredibiltas kami, bahkan ada yang mengatakan selama saya menjadi Bupati Luwu, ada rumah mewah bernilai miliaran rupiah yang saya miliki di Makassar dan Palopo,” kata Cakka di hadapan ribuan simpatisan dan pendukungnya.

Untuk itu, Cakka meminta agar simpatisan dan pendukungnya untuk tetap solid dan tidak mudah mempercayai fitnah tersebut.

Dalam kampanye dialogis tersebut, juga ditandai dengan pencoblosan gambar Andi Mudzakkar-Amru Saher. Kampanye dialogis berikutnya di lakukan di Kecamatan Bajo, pukul 14.00 Wita sampai pukul 16. 00 Wita.(*)

Haswadi

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.