Legislator Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Luwu Utara, Andi Suriadi mengaku kecewa dengan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang tidak bertanggung jawab terhadap kadernya.
Pasalnya, kader yang akan mendaftarkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang harus mendapatkan persetujuan kepada dua kubu yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.
Akibatnya, bendera partai berlambang pohon beringin ini dibakar. “Kami sangat kecewa terhadap DPP yang tidak bertanggung jawab terhadap kadernya ” ungkap Andi Suriadi.
Dengan sikap DPP seperti itu, kata Suriadi, sehingga beberapa Kabupaten tidak mengikuti Pilkada termasuk Kabupaten Luwu Utara. “Kehancuran Golkar tanggung jawab pengurus DPP kedua kubu,” ungkapnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

