Ketua DPRD Dorong Karnaval Budaya Jadi Agenda Wisata Lutim

Asdhar
3 Min Read
Ketua DPRD Luwu Timur Ober Datte menghadiri Karnaval Budaya yang digelar Pemerintah kabupaten Luwu Timur (Ist)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, mendorong agar Karnaval Budaya tidak berhenti sebagai agenda seremonial setiap Hari Ulang Tahun Kabupaten Luwu Timur. Menurutnya, kegiatan tersebut layak dikembangkan menjadi atraksi wisata budaya yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ober menilai antusiasme ribuan warga yang memadati kawasan Anjungan Sungai Malili menjadi bukti bahwa Karnaval Budaya memiliki daya tarik besar.

Karena itu, pemerintah daerah perlu mengembangkan kegiatan tersebut secara berkelanjutan agar memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kalau dikemas secara berkelanjutan, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat persatuan, tetapi juga dapat mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Luwu Timur,” kata Ober, Rabu (3/6/2026).

Karnaval Budaya Perkuat Persatuan Masyarakat

Menurut Ober, Luwu Timur merupakan daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya.

Karena itu, Karnaval Budaya menjadi ruang yang mampu mempertemukan keberagaman dalam suasana kebersamaan.

Ia mengatakan perbedaan yang dimiliki masyarakat justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah.

“Karnaval budaya ini menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan masyarakat Luwu Timur. Inilah wajah daerah kita yang sesungguhnya, hidup rukun dalam keberagaman,” ujarnya.

Selain mempererat persaudaraan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.

Menurutnya, pelestarian budaya harus terus dilakukan karena menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Ober juga mengapresiasi partisipasi seluruh organisasi perangkat daerah dan pemerintah kecamatan yang menampilkan pakaian adat, kesenian tradisional, serta atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menilai kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberagaman budaya di Luwu Timur.

Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif

Ober berharap Karnaval Budaya terus berkembang dari tahun ke tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki potensi menjadi agenda wisata budaya yang mampu menarik lebih banyak pengunjung ke Luwu Timur.

Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan juga diyakini dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, ekonomi kreatif, serta sektor pariwisata daerah.

“DPRD tentu mendukung setiap kegiatan yang mampu mempererat persaudaraan masyarakat sekaligus menjadi media edukasi budaya. Semangat kebhinekaan seperti ini harus terus dipertahankan agar Luwu Timur tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, dan kondusif,” katanya.

Karnaval Budaya HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur dibuka oleh Wakil Bupati Puspawati Husler. Ribuan warga memadati kawasan Anjungan Sungai Malili untuk menyaksikan penampilan peserta dari seluruh OPD dan kecamatan yang menampilkan beragam budaya Nusantara.

Bagi Ober, antusiasme masyarakat tersebut menjadi modal besar untuk menjadikan Karnaval Budaya sebagai agenda wisata tahunan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser