Kolaborasi Bersama Disdik Lutim, MIND Tingkatkan Kapasitas Pendidik Lewat Workshop

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Di era pandemi Covid-19, Kepala sekolah SD dan SMP negeri dan swasta diharapkan dapat menerapkan manajerial sekolah 4.0

Hal itu disampaikan Direktur Macca Indonesia Fondation (MIND), Haeril Alfajri saat menjadi pembicara di workshop peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga pendidik di era pandemi Covid-19, di Aula Dinas Pendidikan Lutim, Kamis (15/7/2021).

Haeril mengatakan di era 4.0, kepala sekolah diberi pembekalan untuk membangun sebuah sistem pembelajaran berbasis IT di era pandemi dengan harapn, kepala sekolah dapat memiliki inovasi pembelajaran dan mampu membangunan sekolah sistem menajerial 4.0 berbasis information communication technology (ICT).

Sehingga kata dia, murid kita bisa beradaptasi dengan sistem pembelajaran multi media begitupun dengan guru kita didorong.

“Hari ini, kita hadirkan kepsek dulu sebagai orang yang punya kewenangan membangun sistem manajerial di sekolah,”

“Intinya, bagaimana membuat manajerial sekolah 4.0 di era pandemi Covid-19 di sekolah,” kata Haeril.

Kepala sekolah dituntut mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Kompetensi kepala sekolah harus ditingkatkan agar mampu berpikir visioner dalam memimpin dan mengelola sekolahnya.

Peran kepala sekolah di era 4.0 adalah membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi agar mampu berfikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

“Ini sejalan dan se visi dan misi Bupati Luwu Timur menjadikan kualitas SDM Luwu Timur bisa bersaing secara global,” kata Haeril.

Dengan begitu, pentingnya didorong anak didik menjadi pelopor indonesia. Guru inovatif dibutuhkan dalam mewujudkan hal tersebut.

“Luwu Timur yang inspiring (menginspirasi) sebagaimana transformasi besar yang dibawa bupati untuk menjadikan Luwu Timur menginspirasi,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, La Besse mengatakan kepala sekolah dan guru tidak boleh pasif atau berdiam diri dengan perkembangan zaman.

“Harus berani keluar zona nyaman untuk menyesuaikan diri untuk peningkatan pendidikan di Luwu Timur,” ujar La Besse.

Kepala sekolah, guru di Luwu Timur diharapkan menginspirasi daerah lain. Luwu Timur Inspiring juga menuntut agar sekolah menciptakan inovasi.

“Jadi Luwu Timur Inspiring mendorong sekolah menciptakan satu inovasi satu sekolah,” kata La Besse. (rif)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser