Kolam Renang “Hawai” Desa Atue Resmi Dimanfaatkan

2 Min Read

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler meresmikan destinasi wisata baru kolam renang “Hawai” yang berlokasi di Desa Atue, Kecamatan Malili, Kamis (02/07/2020).

Acara peresmian yang dipusatkan disekitar kolam renang ditandai dengan pelepasan balon dan pemukulan gentong oleh Bupati sebagai tanda resmi dibukanya wahana dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Dikesempatan tersebut, Bupati mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dirinya merasa senang dan bangga atas inisiatif Pemerintah Desa yang sudah menyediakan fasilitas kolam renang tersebut.

“Saya rasa ini sebuah terobosan dalam rangka peningkatan perekonomian dan membangun Desa Atue kedepan,” kata Bupati Husler.

Dijelaskan Bupati, Desa Atue merupakan salah satu desa yang nantinya akan menjadi pusat pertumbuhan riil ekonomi, Kedepan desa ini akan menjadi gerbang sekaligus jantung ibu kota Kabupaten Luwu Timur, tentu semuanya dari awal kita harus mempersiapkan sarana dan prasarana.

“Kedepan pemerintah daerah menitikberatkan pembangunan peningkatan perekonomian diwilayah ini, hal ini dapat dilihat dengan ditempatkannya pembangunan rumah sakit dan Bumi Perkemahan (Bumper) didesa ini,” kata Bupati.

Kepala Desa Atue Abdul Hamid menyampaikan bahwa, nama Taman Wisata Kolam Renang “Hawai” merupakan penggabungan singkatan 2 nama dusun yang ada di Desa Atue yakni Harapan dan Waemami.

Pembangunan kolam renang ini di danai dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan nantinya akan dikelola oleh Bumdes Karya Sejahtera.

“Pembangunan kolam renang ini menelan anggaran 600 juta lebih, sudah termasuk jembatan dan akses jalan menuju kolam ini,” Kata Kepala Desa Atue.

Selanjutnya, Abdul Hamid pun berharap agar Kolam Renang “Hawai” dapat menambah pendapatan warga sekitar serta pendapatan desa.

Hadir dalam acara peresmian tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Taqwa Muller, Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, H. Hamris Darwis, sejumlah Kepala OPD, Camat Malili, Nur Saifullah Rahman serta para kepala desa se Kecamatan Malili. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.