Komisi II DPRD Kawal 40 Petani dan Nelayan Luwu Timur ke PENAS Gorontalo

Asdhar
2 Min Read
Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi A Hamid
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Komisi II DPRD Luwu Timur mengawal sekitar 40 petani dan nelayan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo.

Anggota Komisi II DPRD Lutim yang ikut ke agenda Penas CVII 2026 itu yakni Sarkawi A Hamid, Firman Udding dan Erni Malape.

Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan DPRD terhadap peningkatan kapasitas pelaku sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah setelah sektor pertambangan.

Sarkawi mengatakan DPRD Luwu Timur memandang PENAS sebagai ajang penting bagi petani dan nelayan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta mengenal berbagai inovasi dan teknologi terbaru di bidang pertanian dan perikanan.

“Kami menganggap petani dan nelayan adalah salah satu penopang perekonomian daerah kita. Karena itu, mereka harus mendapat dukungan agar terus berkembang,” ujar Sarkawi.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Luwu Timur. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani menjadi investasi penting bagi pembangunan daerah.

“Kita tahu bersama bahwa salah satu indikator pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu Timur setelah sektor tambang adalah sektor pertanian dalam arti yang luas,” katanya.

PENAS Jadi Ajang Belajar dan Berbagi Inovasi

PENAS XVII menjadi forum nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi wadah silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang belajar bersama melalui pertukaran pengalaman, penerapan teknologi, hingga pengembangan inovasi di sektor pertanian dan perikanan.

Sarkawi berharap para peserta dari Luwu Timur dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman yang nantinya bisa diterapkan di daerah.

Ia menegaskan, DPRD bersama pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang mampu memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi ekonomi masyarakat.

“Program-program seperti ini penting karena memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap peserta membawa pulang pengetahuan baru yang bisa diterapkan di Luwu Timur,” ujarnya.

PENAS XVII Tahun 2026 dipusatkan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi petani dan nelayan seluruh Indonesia untuk memperkuat kemandirian pelaku utama pembangunan sektor pertanian dan perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser