Komisi III DPRD Luwu Minta Pengambilan Batu Sungai Dikurangi

Asdhar
1 Min Read

LUWU –  Anggota komisi III DPRD Luwu, Sulaeman Ishak, meminta pengambilan batu sungai untuk keperluan proyek, dikurangi. Menurut Sulaeman, pengambilan batu sungai secara terus menerus, bisa merusak sungai dan menjadi ancaman bagi permukiman warga, saat musim hujan.

“Sebagai contoh di sungai Noling, aktifitas pengerukan sungai untuk diambil batunya sudah cukup massif, warga di sekitaran bantaran sungai yang nantna terkena dampak dari rusaknya alam,” kata Sulaeman Ishak, Kamis 7 November.

Sebagai solusi, untuk proyek drainase, sebaiknya menggunakan beton pracetak. Selain meminta pengerukan sungai dikurangi, Sulaeman juga meminta masyarakat Luwu, untuk mengantisipasibanjir dan longsor, saat musim hujan. Daerah rawan banjir seperti Kecamatan Suli, Larompong Selatan, Larompong, Kamanre, dan Lamasi.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.