Lutim Tuan Rumah Temu Nasional Petani Andalan Kakao

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Asosiasi petani kakao yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kakao Luwu Raya (Fomakara) menggelar temu nasional petani andalan kakao yang berlangsung di kompleks PT Mars Cocoa Development Centre di desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Rabu (18/11/15).

Kegiatan ini dengan tema “memperkuat Kerjasama Stakeholder Kakao dalam Mendukung Produktivitas dan Mutu Menuju Industrialisasi Berkelanjutan”.

Pertemuan tahunan yang kedua kalinya ini menempatkan Kabupaten Luwu Timur sebagai tuan rumah pelaksana. Sekitar 250 peserta dari berbagai stakeholder mulai unsur pemerintah, NGO, perguruan tinggi hingga swasta juga ikut terlibat dalam forum nasional ini.

Selain petani andalan kakao di luwu raya, juga tampak hadir perwakilan dari kelompok petani kakao Papua, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, kegiatan ini punya arti strategis karena merupakan ajang pertemuan seluruh masyarakat petani kakao khususnya yang ada diluwu raya ini.

Menurutnya, forum ini sangat baik untuk dijadikan tempat untuk saling tukar informasi dan mendapatkan pembekalan singkat tentang cara bertani kakao yang baik sehingga diharapkan dapat menghasilkan biji kakao yang bermutu yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktifitas petani kakao.

Sementara itu, Ketua Formakara, Sam Sumastono mengatakan, forum ini dibentuk dengan harapan dapat memperkuat kerjasama antara sesama petani kakao dengan stakeholder baik itu dari pemerintah ataupun dari perusahaan swasta yang menggeluti kakao.

Selain itu, forum tersebut juga dimaksimalkan untuk membahas semua permasalahan yang dihadapi petani kakao serta mendiskusikan isu-isu strategis untuk mendorong sektor Kakao secara berkelanjutan di Luwu Raya, Provinsi Sulawesi Selatan.

Apalagi kata Sumastono, dengan dikeluarkannya peraturan menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 67/permentan/OT.140/5/2014 tentang persyaratan mutu dan pemasaran biji kakao yang mulai diberlakukan Mei 2016 mendatang maka kualitas produk biji kakao harus di tingkatkan mengikuti standar yang ditetapkan.

“Temu Nasional ini sangatlah penting di selenggarakan untuk membicarakan masalah perkakaoan, dimana pada temu Nasional tersebut dilakukan beberapa item seperti semiloka dan pameran untuk meningkatkan pengetahuan petani,” ungkapnya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser