Luwu Timur Perkuat Barisan Sanitarian, Siapkan Studi Risiko Kesehatan Lingkungan

Asdhar
2 Min Read
Pelatihan Bagi Tenaga Sanitarian se-Lutim di Wisma Trans Malili (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Sejumlah tenaga sanitarian dari berbagai penjuru Luwu Timur berkumpul di Wisma Trans Malili sejak Kamis (10/4/2025) lalu.

Mereka tak sekadar menghadiri pelatihan rutin, melainkan bersiap memegang peran penting dalam memetakan wajah sanitasi daerah ini lewat Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA).

Selama tiga hari, pelatihan ini menjadi arena pembekalan intensif. Para peserta mendapatkan pelatihan untuk mahir mengumpulkan data primer tentang kondisi sanitasi rumah tangga dan perilaku higienitas masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Adnan D Kasim, menegaskan peran vital studi EHRA dalam merancang strategi sanitasi yang konkret.

“EHRA bukan sekadar kajian teknis, ia menjadi dasar advokasi, arah kebijakan, dan penyusunan Strategi Sanitasi Kabupaten yang menyentuh hingga ke desa dan kelurahan,” kata Adnan.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinkes Kabupaten Pinrang, dan sejumlah OPD terkait.

Tak hanya teori, peserta dilatih menggunakan aplikasi Kobocollect dan Kobotoolbox untuk menginput dan mengevaluasi data secara digital.

Data yang dikumpulkan akan digunakan Pokja Sanitasi sebagai dasar menentukan wilayah dengan risiko tertinggi terhadap kesehatan lingkungan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Nelli Mualim, menyebut pelatihan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas tenaga lapangan.

“Kami ingin para sanitarian bekerja dengan akurasi dan sensitivitas. Data yang dikumpulkan harus bebas bias dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

EHRA sendiri adalah studi partisipatif yang telah menjadi rujukan nasional dalam pemetaan sanitasi berbasis rumah tangga. Hasil akhirnya bukan hanya berupa statistik, melainkan dokumen strategis yang harus rampung pada akhir Mei 2025.

Dari pelatihan ini, Dinas Kesehatan menargetkan lahirnya potret menyeluruh tentang kondisi sanitasi dan perilaku masyarakat Luwu Timur. Tak hanya untuk merancang intervensi, tapi juga mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya akses sanitasi yang layak dan perilaku hidup bersih.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser