Orang tua yang sedang menyiapkan anak masuk Sekolah Dasar (SD) perlu mengetahui aturan terbaru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Pemerintah menegaskan anak tidak harus berusia tepat 7 tahun untuk bisa masuk SD.
Namun, ada syarat tertentu yang perlu dipenuhi apabila usia anak masih di bawah ketentuan umum.
Aturan ini penting dipahami karena masih banyak orang tua yang menganggap usia menjadi satu-satunya syarat utama untuk masuk SD.
Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah menjelaskan kesiapan anak menjadi faktor penting dalam proses penerimaan murid baru.
Karena itu, sekolah tidak hanya melihat usia calon siswa. Anak yang belum genap 7 tahun tetap bisa mendaftar apabila sudah siap mengikuti pembelajaran di sekolah dasar.
Namun, orang tua perlu melampirkan surat keterangan dari tenaga ahli. Dokumen tersebut menjadi bukti bahwa anak memiliki kesiapan mengikuti proses belajar di SD.
Tenaga ahli yang dimaksud dapat berasal dari psikolog atau pihak lain yang memiliki kompetensi di bidang tumbuh kembang anak.
Selain kesiapan belajar, orang tua juga perlu mempertimbangkan aspek emosional, sosial, dan kemampuan anak beradaptasi di lingkungan sekolah.
Tak Wajib TK dan Tidak Ada Tes Calistung
Pemerintah juga menegaskan sekolah tidak boleh mewajibkan ijazah taman kanak-kanak sebagai syarat masuk SD.
Karena itu, anak yang tidak menempuh pendidikan TK tetap memiliki kesempatan yang sama.
Selain itu, sekolah juga tidak boleh menjadikan tes membaca, menulis, dan berhitung atau calistung sebagai syarat seleksi.
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, pemerintah tetap membuka empat jalur penerimaan. Jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Dengan aturan ini, pemerintah berharap proses penerimaan murid baru menjadi lebih inklusif dan memberi kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk mendapatkan pendidikan dasar.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

