Mutasi kepala sekolah (Kasek) kembali bergulir di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Sebanyak 94 kepala sekolah dasar (SD) di daerah itu di mutasi untuk menduduki posisi baru mereka. Dari total 94kepala SD tersebut, sebanyak 11 orang diturunkan posisinya hanya menjadi guru biasa saja.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lutra, Rostika Said melalui Kepala Sub Bagian Kepegawaian Disdik Lutra, Nurhaena mengatakan alasan mutasi sebenarnya untuk kepentingan penyegaran, kebutuhan organisasi, dan promosi saja.
“Tidak ada hal alasan lain yang melatar belakangi penyegaran posisi kepala sekolah kali ini, tidak ada alasan politis maupun alasan suka atau tidak suka. Mutasi ini sudah lama diusulkan ke BKDD Lutra dan baru disetujui Bupati Luwu Utara pada 13 Agustus lalu,” ujar Nurhaena.
Dia pun membantah adanya kepala sekolah yang dinonjobkan dari posisinya, meskipun ada 11 kepala sekolah yang sudah tidak menduduki lagi jabatan tersebut.
“Mutasi ini dilakukan bukan berarti dinonjobkan karena tidak ada fungsional di tingkat sekolah, mereka tetap bertugas sebagai guru biasa saja, dengan berbagai pertimbangan,” katanya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

