Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Operasional Atlet Popda Asal Tana Toraja Dipersoalkan
Sport

Operasional Atlet Popda Asal Tana Toraja Dipersoalkan

Asdhar
Asdhar
5 Oktober 2012
Share
3 Min Read
SHARE

Kontingen Tana Toraja dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Antar Daerah (Popda) Sulsel walaupun pulang membawa Medali dan  mencetak prestasi yang  maksimal, namun keberangkatan kontingen Popda Tana Toraja  beberapa waktu lalu menyisakan cerita kurang sedap.

Pasalnya, ada dua cabang olahraga khusus untuk cabang olahraga basket, Taekwondo dan karate, para siswa berangkat ke Makassar dengan biaya sendiri, tanpa bantuan dari pemerintah atau sekolah mereka masing-masing.

Kondisi ini dikeluhkan oleh beberapa orang tua siswa yang anaknya berangkat , yang masuk dalam tim basket maupun karate. Salah satu orang tua siswa yang anaknya sekolah di SMP Negeri 1 Makale, Ranteallo, ketika berbincang –bincang dengan luwuraya.com di salah satu warung kopi tepatnya di depan kantor Golkar Tana Toraja sore tadi, Sabtu (3/3/12).

Baca Juga

Wakili Mangkutana, Tim Spentana Siap Bertarung di Liga Pelajar U-15 Luwu Timur
Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Menurutnya, putranya berangkat ke Makassar dan pulang dengan membawa prestasi besar. “Mereka-mereka ini kan  membawa nama daerah, bukan nama pribadi atau nama keluaga. Untuk itu, pemerintah daerah harus memberi perhatian serius akan hal ini, kasihan anak-anak, berangkat dengan biaya sendiri dan mereka harus mengurus semuanya sendiri, padahal mereka pergi membawa nama daerah,” sesal Ranteallo, yang juga salah satu PNS Tana Toraja ini.

Ketua harian KONI Tana Toraja, Laurel Andi Lolo, ketika dikonfirmasi berkaitan dengan keluhan ini, menyatakan hal itu hanya merupakan kewenangan Badan Pengurus Olahraga Siswa Indonesia (Bapopsi).

“Memang ada sedikit kekeliruan soal teknis keberangkatan anak-anak,beberapa waktu lalu, khusus yang berasal dari SMA Katolik Makale yang ikut olahraga Karate, karena pihak sekolah tidak menyediakan biaya olahraga untuk anak-anak atau siswanya padahal dari sekolah tersebut banyak yang ikut dalam kegiatan ini, akan tetapi bagi kami itu adalah  merupakan kewenangan Bapopsi dan Dinas Pendidikan,” ujar Laurel.

Akan tetapi, pihaknya mengapresiasi prestasi yang diraih atlet Tana Toraja yang membawa hasil gemilang di ajang Popda Sulsel. “Dari KONI, saya selaku Ketua Harian secara khusus memberikan Apresiasi bagi Anak-anak dengan tidak putus punya  semangat yang sangat luar biasa, yang pulang membawa Medali justru yang membayar dengan biaya sendiri,” ujarnya.

Ketua Kontingen Aris Parinding mengatakan pada saat rapat persiapan Popda, yang melibatkan seluruh kepala sekolah, semua pihak sudah sepakat bahwa biaya untuk keberangkatan siswa merupakan tanggung jawab sekolah asal masing-masing siswa.

Aris juga mengatakan bahwa biaya ekstrakulikuler yang dipungut di sekolah-sekolah bisa digunakan untuk kegiatan seperti ini.

“Pemerintah sama sekali tidak punya niat untuk tidak memperhatikan atlet (siswa) yang berangkat ke Popda. Kita sudah sepakat sebelumnya bahwa seluruh biaya siswa ditanggung sekolah asal,” jelas Aris.

Dia juga mengatakan, kekeliruan ini juga diakibatkan karena belum aktifnya pengurus Bapopsi Tana Toraja yang baru terpilih beberapa waktu lalu, tetapi belum dilantik. “Ini pengalaman, kita berharap ke depan ini tidak ada lagi masalah kalau Bapopsinya sudah bekerja secara efektif,” katanya. (lis/b)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Nico-Victor Disambut Pendukung di Grand Asia
Jika Terpilih, Nico-Victor Siap Bantu Modal Industri Rumahan
Sambil Pungut Sampah, Pemuda Nico-Victor Unjuk Kekuatan
CITIZEN REPORT | Rumah Adat Rusak, Mana Pemda?
Merasa Diabaikan Pemerintah, Warga Curhat ke Calon Bupati
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Divisi III PSSI Bakal Gelar Turnamen
Next Article Taekwondoin Palopo Rebut Emas di Popda Sulsel
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

News

Warga Terpencil Toraja Keluhkan Buruknya Infrastruktur Jalan

18 Oktober 2015
News

Dukungan Pemuda Untuk NiVi, Kompensasinya Siap Bangun Stadion dan GOR

17 Oktober 2015
News

Hingga ke Pelosok, Ibu-Ibu Relawan NiVi Gencar Sosialisasi

11 Oktober 2015
Metro

Patung Kristus Tana Toraja Diminta Tidak Dijadikan Bahan Kampanye

9 Oktober 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?