Pasca Banjir Bandang, Sejumlah Sekolah Masih Terendam Lumpur

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Sedikitnya empat sekolah dasar  (SD ) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan hingga saat ini masih terendam lumpur pasca banjir bandang yang melanda daerah ini dua hari lalu. Akibatnya ratusan buku serta alat belajar lainnya rusak akibat terendam banjir bandang.

Keempat sekolah yang masih dipenuhi oleh material lumpur tersebut yakni SDN 13 Tappong, SDN 17 Tappong, SDN 3 Unggulan Surutanga, serta SDN 4 Maroangin. Dari keempat sekolah dasar tersebut yang paling para kondisinya dialami oleh SDN 13 Tappong karena semua ruangan masih dipenuhi oleh bongkahan material lumpur serta ratusan buku pelajaran rusak akibat terendam air dan lumpur.

Para guru di SDN 13 Tappong terpaksa disibukkan dengan membersihkan ratusan buku yang basah serta kotor akibat terendam air yang bercampur material lumpur, bahkan sebagian buku pelajaran kelas III di sekolah tersebut rusak total.

Staf SDN 13 Tappong Yusra saat ditemui mengatakan bahwa sebanyak 13 ruangan masih terendam lumpur. “Masih ada 13 ruangan masih terendam lumpur setinggi 15 centimeter,”ucapnya.

Sementara di ketiga sekolah lainnya, tampak lumpur masih sulir dibersihkan karena para guru membutuhkan  air bersih. “Saat ini pembersihan masih menggunakan air kotor, dan kami berharap agar pemerintah segerah menyalurkan air bersih agar ruangan kelas segera dibersihkan,” ujar salah seorang guru SDN 3 Surutanga.

Disekolah ini, sedikitnya 22 ruangan yang hingga saat ini masih dalam keadaan terendam lumpur, guru di sekolah tersebut hanya membersihkan sebagian ruangan kelas dengan menggunakan air kotor.

Guru SDN Surutanga, Hasna saat ditemui mengatakan buku dan peralatan olah raga banyak rusak dan sebagian tak dapat digunakan lagi, dan buku pelajaran yang rusak umumnya pelajaran kelas 3, 4 dan 5. Beruntung, saat ini, sedang masa liburan sekolah sehingga tidak ada proses belajar mengajar yang terganggu.

Amran Amir

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser