LUWU – Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, melarang pendukung maupun simpatisan calon Bupati Luwu dan calon Gubernur, untuk melakukan pawai, setelah ada hasil quick qount.
Dwi menyebutkan, situasi keamanan dan ketertiban, harus tetap kondusif, sebelum dan setelah pencoblosan.
“Saya perintahkan untuk mengambil tindakan tegas jika ada kelompok yang melakukan pawai besok,” kata Dwi, Selasa (26/06/18).
Menurutnya, jika ada kelompok yang melakukan pawai, bisa memancing terjadi keributan. Untuk itu, Kapolres menghimbau agar semua pihak bisa menahan diri, dan sama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Kepolisian Resor Luwu, bersama TNI dan Brimob, mengunjungi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso bersama Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf Muh Imasfy, meninjau langsung kesiapan seluruh PPK menjelang pencoblosan.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

