Mau Kerja di Industri Kreatif? Pemerintah Siapkan Pelatihan dan Magang Baru

Asdhar
2 Min Read
Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Biro Humas Kemnaker)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Peluang kerja di industri kreatif diproyeksikan semakin terbuka seiring penguatan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah mulai menyiapkan program pelatihan vokasi dan magang nasional untuk mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif.

Program tersebut juga diharapkan membuka lebih banyak peluang kerja baru, terutama bagi generasi muda dan pencari kerja yang ingin masuk ke sektor kreatif.

AI, Film, hingga Gim Jadi Prioritas

Pemerintah menilai industri kreatif memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja baru.

Karena itu, sejumlah subsektor diprioritaskan dalam pengembangan program pelatihan, mulai dari AI, animasi, film, gim, aplikasi, hingga fesyen.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di sektor kreatif terus berkembang seiring perubahan teknologi.

“Sektor ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor prioritas seperti film, gim, dan aplikasi, memiliki potensi serapan tenaga kerja yang sangat besar,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan menyusun kurikulum vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kreatif agar lulusan lebih siap masuk ke dunia kerja.

Pemerintah Siapkan Magang dan Reskilling

Selain pelatihan, pemerintah juga memperkuat Program Magang Nasional atau MagangHub untuk memberi pengalaman kerja kepada peserta.

Program tersebut tidak hanya menyasar mahasiswa dan lulusan baru, tetapi juga pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan.

Kemnaker juga menyiapkan program reskilling bagi pekerja, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu tenaga kerja beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri kreatif yang bergerak cepat.

Ke depan, pemerintah juga berencana mempercepat penyusunan standar kompetensi dan sertifikasi profesi agar talenta kreatif Indonesia memiliki daya saing lebih tinggi di tingkat nasional maupun global.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser