Pasca insiden pembunuhan yang menyebabkan situasi di dua desa di Kecamatan Masamba, yakni Desa Rompu-Laba memanas, pihak kepolisian tampak menjaga ketat kedua desa, terutama disaat pelaksanaan pemungutan suara di desa tersebut.
Pantauan luwuraya.com, petugas bersenjata lengkap tampak menjaga tiga TPS yang akan digunakan warga Rompu untuk menyalurkan hak pilihnya. Sesuai data yang dihimpun, saat ini sudah terdapat 1.048 warga yang telah menyalurkan hak suaranya di 3 TPS di Desa Rompu. Saat ini, perugas KPPS tengah melakukan proses perhitungan suara.
Kepala Satuan Reskrim, Polres Lutra, AKP Muhlis mengatakan, pusat penjagaan petugas yakni di tiga TPS dan di perbatasan antar 2 desa tersebut. “Sampai saat ini kami masih berjaga-jaga, kemungkinan terjadinya serangan balasan atas tewasnya seorang warga Laba yang diduga dibunuh oleh sekelompok pemuda Desa Rompu. Kemarin sore juga sempat terjadi serangan dari Desa Laba, namun berhasil dihalau petugas,” ujar Muhlis.
Untuk diketahui, seorang warga Desa Laba tewas setelah dikeroyok sejumlah pemuda desa Rompu, Senin (7/4/14) lalu. Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

