Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengingatkan seluruh penerima manfaat Program Kartu Lansia 2026 agar tidak menghabiskan seluruh saldo bantuan yang masuk ke rekening.
Penerima di minta menyisakan saldo minimal Rp100 ribu untuk menjaga rekening tetap aktif sehingga penyaluran bantuan berikutnya tidak terkendala.
Imbauan tersebut disampaikan Staf Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Ilyas, saat penyaluran Kartu ATM Lansia kepada penerima manfaat baru yang berlangsung secara bertahap, Kamis (16/7/2026).
Menurut Ilyas, bantuan sosial sebesar Rp3 juta untuk alokasi Januari hingga Maret telah masuk ke rekening masing-masing penerima sesuai kebutuhan. Namun, ia mengingatkan agar penerima tidak mengosongkan rekening.
“Saldo bantuan sudah masuk sebesar Rp3 juta untuk alokasi Januari hingga Maret. Namun kami mengimbau agar menyisakan saldo minimal Rp100 ribu supaya rekening tetap aktif dan tidak terblokir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rekening yang berstatus dorman atau tidak aktif berpotensi menghambat proses penyaluran bantuan melalui transfer pada tahap berikutnya. Karena itu, menjaga rekening tetap aktif menjadi bagian penting agar bantuan dapat tersalurkan tanpa kendala.
“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar penting bagi keluarga. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” pesannya.
Pada 2026, jumlah penerima manfaat Program Kartu Lansia di Kabupaten Luwu Timur meningkat menjadi 4.000 orang. Sebanyak 2.654 lansia telah lebih dahulu menerima bantuan melalui rekening masing-masing, sedangkan 1.346 penerima baru mulai menerima manfaat setelah proses penyerahan Kartu ATM Lansia terlaksana secara bertahap.
Penyaluran pada Kamis (16/7/2026) di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Malili, Kantor Desa Manurung, dan Kantor Desa Parumpanai, yang melayani penerima manfaat di wilayah Kecamatan Malili, Wasuponda, dan Nuha.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

