Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menggulirkan Program Satu Desa Satu Hafiz melalui skema baru bertajuk One Village One Hafidz.
Program yang dijadwalkan diluncurkan pada akhir Juli 2026 ini mengusung tujuan yang sama dengan Program Satu Desa Satu Penghafal Al-Qur’an (SADAR Lutra) yang pernah dijalankan pada pemerintahan sebelumnya, namun kini disiapkan dengan mekanisme rekrutmen santri oleh pemerintah desa, pembinaan di pesantren, serta dukungan Baznas dan Kementerian Agama.
Persiapan peluncuran program tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Command Center Kantor Bupati, Kamis (16/7/2026).
Dalam arahannya, Andi Rahim mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia yang berkualitas dengan fondasi iman dan takwa yang kuat.
“Program ini kita hadirkan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berlandaskan iman serta takwa,” ujarnya.
Melalui Program One Village One Hafidz, pemerintah daerah meminta pemerintah kecamatan dan desa aktif mendata serta merekrut calon santri di wilayah masing-masing. Para santri yang terpilih nantinya akan dibina di pesantren untuk menjadi penghafal Al-Qur’an sekaligus dipersiapkan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami minta partisipasi di setiap kecamatan dan desa agar proaktif merekrut santri yang ada di wilayahnya untuk didata, kemudian dimasukkan ke pesantren dan dilatih menjadi penghafal Al-Qur’an,” kata Andi Rahim.
Bupati berharap ke depan setiap desa, kelurahan hingga dusun di Kabupaten Luwu Utara memiliki hafiz Al-Qur’an yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
Baznas dan Kemenag Dilibatkan
Salah satu penguatan dalam pelaksanaan program kali ini adalah keterlibatan Baznas dan Kementerian Agama. Selain menjalani pembinaan tahfiz di pesantren, para peserta juga akan difasilitasi agar tetap memperoleh pendidikan formal.
Menurut Andi Rahim, langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki bekal pendidikan dan siap mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Luwu Utara.
Program One Village One Hafidz dijadwalkan diluncurkan pada 26 Juli 2026 bersamaan dengan pelaksanaan Tabligh Akbar di Taman Siswa Masamba.
“Rencana launching Program One Village One Hafidz akan kita laksanakan bersamaan dengan Tabligh Akbar di Taman Siswa. Saya harapkan seluruh persiapan segera dimatangkan,” pungkasnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

