Penyidik Polres Lutim Jadwalkan Periksa Sekdes Bahari

1 Min Read

Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur hari Selasa (14/5/13) besok, dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap Arif, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Bahari, Kecamatan Wotu, Luwu Timur.

Arif diperiksa akan dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Desa Bahari tahun 2011-2012 senilai Rp 97 juta.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana kepada luwuraya.com, senin (13/5/13) membenarkan jika pihaknyaakan melakukan pemanggilan terhadap Arif.

“Namun terlebih dahulu kami akan memeriksa Camat Wotu sebagai saksi dalam kasus ini,” kata Rio.

Rio menambahkan, Arif diperiksa masih sebatas saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Dikonfirmasi terpisah, Arif mengatakan dana PBB tahun 2011 yang lalu sekitar Rp 60 juta memang tidak bisa dipertanggungjawabkan, sebab pada masa itu, dana PBB masih dikelola oleh pejabat sementara Kepala Desa Bahari.

“Kalau untuk tahun 2011 sebagiannya bukan saya yang kelola, yang bisa saya pertanggungjawabkan hanya senilai Rp 91 juta untuk tahun 2012,” kata Arif.(*)

Alpian Alwi

 

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.