Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pesona Kuburan Purbakala Kete Kesu
Rekreasi

Pesona Kuburan Purbakala Kete Kesu

Asdhar
Asdhar
4 Januari 2011
Share
3 Min Read
SHARE

KETE Kesu merupakan satu dari sekian banyak lokasi wisata di Kabupaten Toraja Utara yang cukup menarik minat turis manca negara maupun domestik. Setiap wisatawan yang ke Toraja, akan menyempatkan diri berkunjung ke objek wisata yang masih menyimpan panorama kepurbakalaan berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia sekitar 500 tahun bahkan lebih tua lagi.

Di tempat ini, wisatawan akan dengan mudah menyaksikan tumpukan tulang-belulang dan tengkorak manusia yang disimpan dalam sebuah wadah. Wadah penyimpanan tulang-belulang ini menyerupai sampan atau perahu.

Selain tumpukan tulang-belulang, beberapa kuburan ‘megah’ milik para bangsawan dengan desain yang cukup unik juga dapat dijumpai di tempat ini. Puluhan bahkan ratusan hasil kerajinan tangan dan senjata tajam khas masyaraat Toraja juga dijajakan di sekitar lokasi wisata Kete Kesu.

Baca Juga

Palopo Jadi Titik Persinggahan Kapal Pesiar Silver Cloud, Ratusan Wisman Disambut Hangat
Besok, Ratusan Joki Bala-Bala Siap Adu Kecepatan di Sungai Malili

Saat luwuraya.com berkunjung ke lokasi wisata yang berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kota Rantepao, beberapa turis asing yang mengaku berasal dari Jerman tengah menikmati suasana pekuburan purbakala yang konon kabarnya tidak terdapat di daerah lain.

Jika beruntung, maka wisatawan juga dapat menyaksikan Pesta Rambu Solo seperti halnya yang dialami puluhan turis asal Jerman tersebut. Saat berkunjung ke Kete Kesu, keluarga besar enam Tongkonan yang berada di Kete Kesu menggelar Pesta Adat Rambu Solo atau Pesta Kematian.

Keenam besar tokokonan yang menggelar Rambu Solo yaitu Tongkonan Bamba, Tongkonan To’ Sendana, Tongkonan Kesu’, Tongkonan Tonga, Tongkonan Rura’ Lompo, dan Tongkonan Borong.

Seperti sudah menjadi tradisi, Pesta Rambu Solo kerap diadakan pada bulan November hingga akhir Desember. Selain turis mancenagara, puluhan wisatawan domestic dan pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel yang kebetulan berada di Toraja untuk menghadiri puncak Perayaan Lovely December, juga terlihat asyik menyaksikan pesta adat ‘tertinggi’ masyarakat Toraja tersebut.

“Terus terang, saya baru pertama kali menyaksikan pekuburan purbakala seperti di Kete Kesu,” kata salah seorang pejabat Pemprov Sulsel yang berkunjung ke Kete Kesu bersama beberapa rekannya.

Antonius, salah seorang wisatawan lokal menyatakan obyek wisata Kete Kesu seharusnya mendapat perhatian dan sentuhan khusus dari pemerintah agar obyek wisata ini terpelihara sehingga semakin ramai di kunjungi wisatawan.

“Jika memang memungkinkan, dibangun prasarana atau obyek wisata lain sebagai penunjang sehingga wisatawan yang berkunjung ke sini (Kete Kesu?) tidak merasa bosan,” katanya.

Sebagai salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, keberadaan Kete Kesu memberi kontribusi cukup besar bagi daerah ini. Yusuf Tangke, pengelolah Kete Kesu menyatakan, omzet yang didapat dari retribusi pengunjung bisa mencapai puluhan juta per bulan.

“Khusus untuk bulan November hingga Desember, retribusi dari pengunjung yang sudah terkumpul sudah mencapai Rp 150 juta,” kata Yusuf Tangke.(ah)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Festival Lampion Sorowako Buka Rangkaian HUT ke-22 Luwu Timur
Satpol PP Standby, Wisata di Luwu Timur Makin Asyik!
Nikmati Keindahan Pantai Labombo dengan Harga Terjangkau, Hanya Rp3.000!
Air Terjun Kali Dingin Tabarano: Tempat Wisata Hidden Gem yang Wajib Dikunjungi
Desa Tamboke: Permata Tersembunyi yang Siap Bersinar di Sulawesi Selatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Masyarakat Adat Rampi dan Persoalannya
Next Article Kapurung Juga Dimakan Di Belanda
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

RekreasiWisata

Pesona Danau Matano: 8 Fakta Menarik yang Menjadikannya Destinasi Wisata Favorit

7 Januari 2025
Rekreasi

Keindahan Wisata Alam Tamboke di Kabupaten Luwu Utara

13 Desember 2024
Rekreasi

Berlibur Ke Luar Negeri? Siapa Takut!

23 Februari 2016
RekreasiWisata

Mau Liburan Akhir Tahunmu Lebih Berkesan?

11 Desember 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?