Petani di Lamasi Namakan Bibit Padi Ini “PELDA Suharman”

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pembantu Letnan Dua (PELDA) Suharman, anggota Kodim 1403 Sawerigading Palopo, tiba-tiba terkenal. Anggota TNI –AD yang sekarang bertugas sebagai Babinsa di Desa Pong Samelung, namanya diabadikan menjadi nama salah satu jenis padi di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu.

“Petani yang member nama bibit padi itu Pelda Suharman. Mereka memakai nama saya, karena padi ini saya yang pertama kali bawa dan perkenalkan pada petani di Lamasi,” kata Pelda Suharman, Kamis (01/11/18).

Suharman menambahkan, awalnya petani menanam padi tersebut, dalam jumlah terbatas. Namun, setelah panen, ternyata hasilnya jauh lebih banyak dibandingkan padi jenis lain.

Petani lainpun, tergiur dan ikut membudidayakan padi Pelda Suharman. “Hanya 85 hari sudah bisa panen, perawatannya mudah dan hasilnya melimpah,” tuturnya.

Jasmin, ketua kelompok tani di Desa Samelung, mengaku sudah dua kali musim panen, hasil panennya melimpah. Itu karena dia menanam padi jenis Pelda Suharman. “Dalam satu hektar, hasilnya paling sedikit 10 ton, kalau padi jenis lain, paling banyak 7 sampai 8 ton,” kata Jasmin.

Untuk mendapatkan bibit padi Pelda Suharman, tidaklah mudah. Selain harus menunggu lama, harganya juga cukup mahal. “Satu karung dijual Rp 1 juta,” ujarnya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser