Petani Sawit Mengaku Terdampak Atas Berdirinya PT SSS di Lutra

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Sejak diresmikan pada Oktober 2019 lalu, Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Surya Sawit Sejahtera (SSS) ternyata memberikan dampak kepada petani sawit setempat. Namun, bukanlah dampak negatif yang dirasakan petani, melainkan dampak positif yaitu naiknya harga sawit tandan buah segar (tbs).

Seorang petani sawit di Kecamatan Sukamaju, H Jereng mengaku jika kenaikan harga sawit sudah dirasakan sejak pertama kali PMKS PT SSS mulai berproduksi.

“Alhamdulillah, petani merasakan kenaikan harga yang sebelumnya Rp 761 per tbs menjadi Rp 831 per tbs,” kata Jereng usai bertemu Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Senin (4/11).

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasihnya atas upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang telah mendatangkan investor PMKS tersebut ke Luwu Utara.

“Masyarakat sangat bersyukur adanya PMKS ini karena harga menjadi bisa bersaing. Intinya, petani juga ikut senang karena adanya persaingan harga,” katanya.

Sekedar informasi, PT SSS diresmikan oleh Bupati Luwu Utara pada Oktober silam. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 42,3 hektare tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 630 ton perhari.

Manajemen perusahaan mengaku nilai investasi pembangunan PMKS di Lutra itu mencapai Rp104 miliar.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser