Polisi Redam Potensi Bentrokan di Bone-Bone, Warga Minta Tindakan Tegas

Thalita
2 Min Read
Ilustrasi Patroli Polisi di area konflik (CG)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Polisi bergerak cepat meredam potensi bentrokan antar kelompok warga di Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Ketegangan sempat meningkat setelah aksi provokasi antar kelompok pemuda memicu lempar batu, penutupan akses jalan Trans Sulawesi, hingga perusakan fasilitas penerangan di sekitar Jembatan Bone-Bone.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan. Selain itu, sejumlah kelompok warga mulai berkumpul sehingga memunculkan potensi bentrokan susulan.

Polisi Turun Tangan Redam Situasi

Personel Polsek Bone-Bone bersama jajaran Polres Luwu Utara langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi.

Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir bersama personel gabungan melakukan pendekatan persuasif kepada kelompok warga agar situasi tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

Sekitar pukul 02.50 WITA, Wakapolres Luwu Utara Kompol Andi Muhammad Syafei juga tiba di lokasi dan memimpin pengamanan serta pembubaran kelompok yang masih bertahan di sekitar jembatan.

Langkah cepat aparat membuat situasi perlahan terkendali. Setelah itu, personel gabungan terus melakukan patroli untuk memastikan kondisi tetap aman.

Warga Soroti Riwayat Konflik

Sejumlah warga menilai aparat perlu bertindak cepat dan tegas karena wilayah tersebut memiliki riwayat gesekan antar kelompok.

Salah seorang warga yang menyampaikan pendapatnya melalui media sosial menyebut wilayah Kopi-Kopi dan Karangan bukan daerah yang asing dengan konflik antarkelompok.

“Kalau tidak cepat direspons, situasi bisa kembali membesar karena wilayah ini memang punya riwayat konflik,” tulis seorang warga.

Warga juga meminta aparat menindak tegas pelaku provokasi maupun aksi kekerasan agar konflik serupa tidak terus berulang.

Polisi Imbau Warga Menahan Diri

Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Percayakan proses penanganan kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

Hingga menjelang pagi, aparat memastikan situasi di sekitar Jembatan Bone-Bone kembali aman dan tetap berada dalam pengawasan petugas.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser