Polisi menemukan sejumlah senjata berbahaya usai aksi tawuran antarkelompok pemuda di Kota Palopo. Temuan tersebut meliputi tiga senjata rakitan jenis papporo, enam anak panah, dan satu ketapel yang diduga digunakan dalam bentrokan di Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara.
Personel Pos Pengamanan Brimob Palangiran menemukan barang bukti tersebut saat melakukan penyisiran di lokasi tawuran yang terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 03.50 WITA. Selanjutnya, seluruh barang bukti diserahkan kepada Polsek Wara Utara pada Selasa (7/7/2026) untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Wara Utara, IPDA Robert Pakiding Danduru Sampeallo, mengatakan barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.
“Kami mengapresiasi langkah cepat personel Pos Pam Brimob Palangiran yang telah melakukan penyisiran. Sehingga sejumlah barang bukti berhasil di serahkan kepada Polsek Wara Utara. Barang bukti ini akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Berdasarkan data kepolisian, barang bukti terdiri atas tiga pucuk papporo, satu ketapel atau pelontar, serta enam anak panah.
Papporo merupakan senjata api rakitan tradisional yang menggunakan proyektil berupa gotri, potongan besi, atau paku. Proyektil tersebut didorong oleh mesiu dan ditembakkan melalui mekanisme penyalaan manual sehingga berpotensi menimbulkan luka serius.
Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku
Aksi tawuran itu melibatkan kelompok pemuda Kampung Baru, Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua, dan kelompok pemuda KM 07, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara.
Seluruh barang bukti telah berada di Unit Reskrim Polsek Wara Utara sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku maupun pihak yang membawa dan menggunakan senjata tersebut saat bentrokan berlangsung.
Kapolsek Wara Utara juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah aksi tawuran, terutama dengan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kepada para orang tua, mari tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari. Polsek Wara Utara berkomitmen menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Robert.
Polisi berharap temuan senjata tersebut dapat membantu mengungkap pelaku. Selain itu juga menjadi peringatan bahwa penggunaan senjata berbahaya dalam aksi tawuran melanggar hukum.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

