Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palopo resmi berganti kepengurusan dalam rapat serah terima yang berlangsung Kamis, 15 Mei 2025, di Auditorium Mini Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo.
Prof Abdul Pirol ditunjuk sebagai Ketua FKUB yang baru, menggantikan Prof M Said Mahmud.
Acara serah terima kepengurusan ini tidak hanya menandai pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga memunculkan semangat baru dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Palopo. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palopo turut hadir bersama seluruh jajaran pengurus baru.
Dalam sambutannya, Abdul Pirol menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antar-lembaga dan tokoh agama.
Dia merencanakan pertemuan strategis dengan Kapolres Palopo dalam waktu dekat untuk mempererat sinergi antara FKUB dan aparat keamanan.
“Sinergi ini penting agar kerja-kerja FKUB dalam menjaga keharmonisan lintas agama tidak berdiri sendiri, tetapi saling menopang dengan elemen lain,” tegas Pirol.
Kepala Kemenag Kota Palopo, Jufri menyampaikan harapan besar terhadap peran FKUB sebagai ruang dialog yang terbuka dan inklusif.
Dia menyoroti pentingnya moderasi beragama di tengah kondisi sosial yang majemuk.
“Palopo adalah kota plural. Semua agama dan suku hidup berdampingan. FKUB harus menjadi jembatan komunikasi yang menumbuhkan rasa saling menghargai dan mempererat persaudaraan,” ujar Jufri.
Kepengurusan baru FKUB Kota Palopo terdiri dari 17 orang yang mewakili beragam unsur agama, termasuk Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
Dalam sesi diskusi terbuka, para perwakilan agama menyampaikan masukan strategis untuk memperkuat program kerja FKUB, terutama dalam memperluas pendidikan toleransi dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

