Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan di tingkat desa juga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun perlindungan yang berkelanjutan.
Pendekatan itu menjadi fokus Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women), kolaborasi antara Uni Eropa dan Save the Children Indonesia yang kini dijalankan di Kabupaten Luwu.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, HE Denis Chaibi, ke Desa Paconne, Kecamatan Belopa Utara, Senin (20/7/2026), untuk melihat langsung pelaksanaan program yang menggabungkan upaya pencegahan kekerasan berbasis gender dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Luwu H. Patahudding, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Uni Eropa dan Save the Children Indonesia yang menjadikan Kabupaten Luwu sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program ELEVATE.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama perempuan dan anak, melalui penguatan ekonomi keluarga dan perlindungan terhadap kelompok rentan.
“Kami berharap program ini dapat direplikasi oleh pemerintah daerah karena memiliki dampak yang sangat baik, terutama dalam penanganan kekerasan serta peningkatan ekonomi masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh yang patut dikembangkan ke depan,” ujar Muhammad Rudi.
Program ELEVATE sebelumnya diluncurkan Pemerintah Kabupaten Luwu bersama Save the Children Indonesia pada Mei 2026. Program yang didukung Uni Eropa itu akan berlangsung hingga 2029 dengan menyasar 10 desa di lima kecamatan melalui penguatan perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Perlindungan dan Kemandirian Berjalan Bersama
Berbeda dengan pendekatan yang hanya berfokus pada penanganan korban, Program ELEVATE menggabungkan dua strategi sekaligus, yakni memperkuat sistem perlindungan masyarakat terhadap kekerasan berbasis gender dan meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan.
Di Kabupaten Luwu, program tersebut mendorong pembentukan gugus tugas berbasis masyarakat untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan, sekaligus memberikan pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, dan pengembangan usaha produktif bagi perempuan di desa.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi perempuan, baik dalam kehidupan keluarga maupun aktivitas ekonomi, sehingga mereka memiliki daya dukung yang lebih baik dalam menghadapi berbagai bentuk kerentanan sosial.
Dalam kunjungannya, Duta Besar Uni Eropa H.E. Denis Chaibi bersama rombongan berdialog dengan masyarakat dan kelompok dampingan Program ELEVATE, sekaligus meninjau berbagai kegiatan pemberdayaan yang telah berjalan di Desa Paconne.
Kunjungan itu menjadi bagian dari pemantauan terhadap implementasi program sekaligus melihat dampak yang dirasakan masyarakat sejak program dijalankan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu, kolaborasi bersama Uni Eropa dan Save the Children Indonesia diharapkan tidak berhenti sebagai pendampingan di desa sasaran, tetapi dapat menjadi model yang diadopsi dalam kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Wakapolres Luwu, para kepala perangkat daerah terkait, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu Nilasari Dhevy Bijak, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Kepala Desa Paconne, serta masyarakat setempat.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

