Rakor TPID Antisipasi Harga Jelang Ramadhan

Asdhar
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Jelang hari raya keagamaan seperti memasuki bulan suci Ramadhan 1437 H, lonjakan kenaikan harga bahan pokok memang cenderung meningkat sehingga diperlukan pengendalian inflasi yang didukung kerjasama dan koordinasi lintas instansi.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melakukan rapat koordinasi dalam rangka Pengendalian Inflasi di Kabupaten Luwu Timur di Aula Kantor Bupati, Rabu (01/06/16).

Rapat koordinasi ini dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam yang juga dihadiri Sekda, Bahri Suli, Kajari Malili, Ida Komang Ardhana, Perwira Penghubung, Simon Marthes, Perwakilan Kapolres, Bulog, Bank, BPS dan para SKPD Lingkup Pemkab Luwu Timur.

Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam mengatakan, rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ini sangat penting dalam menjaga stabilitas harga di daerah. Menururnya, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam pengendalian inflasi mulai dari kelangkaan barang, penimbunan hingga melonjaknya harga.

Untuk itu sangat diperlukan kerjasama, kesamaan gagasan dan dukungan dari instansi terkait untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu solusi yang bisa diambil, kata Irwan dengan melakukan inspeksi harga di pasar dan melakukan operasi pasar murah secara berkala. “ini bisa meminimalkan terjadinya lonjakan harga,” katanya.

Langkah lainnya, kata Irwan, dinas Koperindag harus segera mempublikasikan harga setiap minggunya melalui media cetak, ataupun pamflet agar ada rujukan harga yang menjadi patokan pedagang sekaligus menjadi bahan informasi bagi masyarakat.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, HM Abrinsyah menambahkan, lonjakan harga memang hal yang lumrah pada setiap momen hati raya, namun harga tersebut, tidak boleh melebihi batas kewajaran. Menurutnya, persoalan mendasar yang perlu dicegah adalah melakukan operasi pasar untuk mencegah penimbunan ditingkat pedagang. “Ketersediaan stok inilah yang paling cepat memicu kenaikan harga,” katanya.

Perwakilan Polres Luwu Timur, Kabag Ren, Kompol Chaeruddin mengatakan, menyikapi lonjakan harga jelang ramadhan tahun ini, pihaknya juga akan melakukan pasar murah. Selain itu, pihaknya juga siap membantu pemerintah menjaga stabilitas harga termasuk menangkap pelaku-pelaku penimbunan. “Ini penting untuk membantu masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Bahri Suli selaku moderator rapat menyimpulkan, pengendalian inflasi memerlukan beberapa langkah terencana seperti Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif antar instansi terkait pemantauan harga.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser