Randis Digunakan Kampanye?, Plh Bupati Luwu Mengaku Belum Terima Laporan

Asdhar
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Laporan Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Luwu mencatat tujuh Kendaraan Dinas (Randis) yang sudah bernati nomor polisi, tadinya ketujuh Randis tersebut berplat merah kini diganti berplat hitam.

Ketua Panwaslu Luwu, Siming sudah menyurati Pelaksana harian Bupati Luwu, Syaiful Alam untuk memonitoring Randis tersebut supaya tidak digunakan untuk kepentingan politik di Luwu. Sebab selama ini menurut Siming, berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan di lapangan terkait dengan penyelenggaraan Pemilukada Luwu ditemukan sejumlah Randis Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Luwu yang menggunakan plat hitam. Dan penggunaan plat hitam tersebut, terkesan mengabaikan plat sesungguhnya,sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yang menjelaskan aturan dan larangan penggunaan Randis untuk kampanye.

“Kami mencatat ada tujuh Randis yang sudah berganti plat, nah kami khawatirkan Randis tersebut akan digunakan untuk kepentingan politik, mengingat saat ini Kabupaten Luwu tengah mengehelat pemilihan kepala daerah,” kata Siming.

Plh Bupati Luwu, Syaiful Alam yang dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan Randis di Kabupaten Luwu memang ada yang menggunakan plat hitam dan sudah mendapat izin resmi dari Kepolisian Polda Sulsel.

“Belum ada laporan bahwa ada Randis yang digunakan untuk kepentingan politik, dan memang ada sejumlah Randis yang mendapat izin resmi menggunakan plat hitam.,” kata Syaiful Alam.

Syaiful menjelaskan, plat hitam pada kendaraan dinas dimaksudkan untuk menghindari aksi anarkistis terhadap Randis saat keluar daerah jika ada demonstrasi.

“Jika terbukti ada Randis yang disalahgunakan, akan kami telusuri dan klarifikasi terhadap pemilik Randis tersebut, ada prosedurnya sebelum kita berikan sanksi,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Sarifuddin membenarkan memang ada Randis yang menggunakan plat hitam, namanya plat rahasia, ijinnya dikeluarkan di Polda.

Randis berplat rahasia itu hanya digunakan oleh pejabat Muspida dan tidak semua pejabat bisa menggunakan plat rahasia tersebut.

“Namanya plat rahasia, itu dimaksudkan untuk menghindari terjadinya pengrusakan dan penyerangan terhadap kendaraan milik pemerintah saat ada aksi unjuk rasa,” kata Sarifuddin.

Berikut Randis yang menggunakan Nomor Polisi (Nopol) Hitam

1.DP 980

2.DP 777

3. DP 924 BS

4.DD 8779 TB

5. DP 932 BS

6. DP 405 FE

7. DD 916 JS

(Sumber Panwaslu Luwu) *

Haswadi

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser