Musium adalah satu tempat penting dalam perjalanan sejarah kehidupan manusia dari masa kemasa. Karena tempat ini adalah tempat penyimpanan bukti sejarah, selaku gambaran kejadian masa silam untuk diketahui masa kini dan masa yang akan datang.
Hal ini terjadi pada musium kulit dan sepatu Waalwijk, Nederland, yang merupakan museum sepatu dan kulit yang terbesar di dunia.
Musium ini berdiri dibawah yayasan yang bernama ‘Stichting Friendenkring van het Nederland Leder en schoenen Museum’ yang disponsori berbagai perusahaan sepatu dan kulit serta ratusan perusahaan besar dan kecil dari Belanda lainnya, selaku donor untuk menunjang persediaan koleksi dan mendanai kelanjutan hidup musium kulit ini.
Dalam musium sepatu Waalwijk ini ditemukan satu sepatu yang sangat besar yang digelar ‘reuze’ yang besarnya belum pernah dilihat dimana-mana. Sepatu raksasa ‘de reuze’ ini berukuran nomor 63, sedangkan ukuran terbesar sepatu orang Belanda berukuran 46. Sepatu besar ini adalah milik dari orang Belanda terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia di Belanda.
Selain itu, dikenal pula nama “de Reuz van Rotterdam” atau raksasa dari Rotterdam. Reuze Rotterdam ini, adalah orang Belanda yang tertinggi yang dikenal oleh sejarah manusia di Belanda, tingginya 255 cm, beliau ini hidup antara tahun 1923-1959. De reuze Rotterdam ini bernama Rigardus Rijnhout.
Bukti sejarah kehidupan manusia menggunakan pakaian yang berasal dari kulit dan sepatu, dapat disaksikan pada museum sepatu, yang memiliki koleksi ratusan ribu pasang sepatu yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Dengan model dari jaman ke jaman sejak sejarah manusia menggunakan alas kaki semua tersimpan baik dan teratur.
Namun koleksi sebanyak yang dimiliki ini, tidak semua dapat dilihat diatas etalase, karena keterbatan tempat dan perhitungan teknis lainnya, hingga disampan dalam kelder atau penyimpanan bawah tanah yang sudah diatur suhunya. Hanya sekitar 4 prosen koleksinya dapat disaksikan oleh pengunjung.
Koleksi-koleksi model sepatunya mulai dari model sepatu kuno pada jaman mosopotamia, Romawi, Mesir sampai model sepatu termoderen, semua dapat disaksikan didalam berbagai macam, bentuk dan ukuran didalam etalase museum ini.
Terlihat berbagai jenis sepatu dan sandal dari Persia, Pakistan, Iraq, Turki, Cina, Jepang, berbagai negara Afrika, Amerika latin dan termasuk juga pengunjung dapat menyaksikan berbagai slop dan sepatu dari Indonesia, utamanya yang digunakan raja-raja di Jawa pada masanya.