Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kuburan Batu Lemo Diprioritaskan Sebagai Objek Wisata Andalan
Rekreasi

Kuburan Batu Lemo Diprioritaskan Sebagai Objek Wisata Andalan

Redaksi
Redaksi Published 2 Oktober 2012
Share
1 Min Read
SHARE

Tidak tanggung-tanggung, untuk pengembangan kawasan wisata itu, tahun ini dianggarkan dana miliaran rupiah dalam APBD 2011.

Kepala luwuraya.com, Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolang mengatakan pihaknya optimis perkembangan pariwisata Tana Toraja di tahun ini akan meningkat.

Sebab dalam APBD 2011, DPRD Tana Toraja sudah menyetujui untuk mengalokasikan dana yang besar untuk pengembangan dan membuka kawasan wisata di daerah itu.

“Sekitar Rp2 miliar lebih anggaran untuk pengembangan dan membuka baru kawasan wisata, semoga saja itu dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan pariwisata di Tana Toraja,” ujar Welem.

Menurutnya, salah satu kawasan wisata yang mendapat perhatian yakni kawasan wisata kuburan batu Lemo yang ditargetkan akan menjadi kawasan wisata andalan daerah tersebut.

Untuk diketahui, kawasan kuburan batu Lemo adalah makam batu pahat tradisional Tana Toraja. Di dalam batu yang dilobangi itu, ditempatkan jenasah yang dikuburkan.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, letak makam yang berarti semakin tinggi pula status orang tersebut.

Di depan makan, terdapat Tao-Tao atau yang berarti patung-patung. Sayangnya, sejumlah fasilitas di kawasan ini sudah dalam kondisi rusak akibat kurang terawat. Diharapkan, dengan adanya perhatrian dari pemerintah, akan mengembalikan keelokan kawasan wisata ini. (ar)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pelantikan Caretaker Lutim Ditunda

DPRD Lutim Gelar Kunker Dalam Daerah

Fatahillah Minta Proyek Bedah Rumah Tidak Diproses Hukum

Usai Dilantik, Pengurus Karang Taruna Malili Kampanyekan Tolak Narkotika di Luwu Timur

Dibuka Staf Ahli Pembangunan, Lomba Menyanyi Duet se-Kecamatan Malili Berlangsung Meriah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Monumen Lapandoso, Riwayatmu Kini
Next Article Mau Merampok, Eh Justru Dikejar Warga
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

Luwu Timur

Pasar murah ramadhan berakhir Di Kecamatan Wotu, 3.395 Paket Sembako Disalurkan

26 April 2022
Politik

PPP Rekomendasikan Basmin Mattayang Maju Pilkada Luwu 2018

24 Desember 2017
DPRD Luwu Timur

Legislator PAN Resmikan Kampung KB

21 Oktober 2016
Luwu Timur

Tingkatkan Pemahaman Informasi Gempa dan Tsunami, BMKG Makassar Gelar SLG

20 Juli 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?