Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Belasan Dokter di Enrekang Dibiayai Pemerintah
News

Belasan Dokter di Enrekang Dibiayai Pemerintah

Redaksi
Redaksi Published 4 Oktober 2012
Share
2 Min Read
SHARE

Sejak tahun 2005 hingga tahun 2012 ini, sebanyak 12 dokter diongkosi untuk menjadi  dokter specialis (ahli). Diantaranya sebagai Dokter ahli mata, dokter ahli THT, Dokter ahli anestesi dua orang, Dokter ahli radiologi, dokter ahli jiwa, dokter ahli patologi,  dokter ahli neorologi, dokter ahli anak, dokter ahli prostodonsia, dokter ahli gizi klinik, dokter ahli kandungan.

Kepala Bidang Diklat BKD Muhammad Tahir saat ditemui di ruang kerjanya jumat (28/9) menjelaskan bahwa Sudah dua yang selesai yakni  Dokter ahli mata atas nama dr.Darnisa, dan dokter ahli THT atas nama dr. Asriyanto.

“Yang lain masih sementara belajar di Unhas Makassar.” Terang  Tahir.

Biaya rata rata yang dikeluarkan Pemerintah mencapai  Rp 40 juta. Sumber pendanaannya ada yang melalui APBD dan juga APBN. Sementara Tugas belajar non dokter tercatat sebanyak 57 orang juga dibiayai untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Sebanyak 12 orang lanjutkan program S2 dan satu orang lanjut ke program S3.

Para PNS yang melanjutkan jenjang pendidikan dengan biaya pribadi tercatat sebanyak 396 orang dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Tahun 2009 sebanyak 57 orang. Tahun 2010 sebanyak 68 orang. Tahun 2011 sebanyak 115 orang dan tahun ini sebanyak 156 orang. Diantara mereka ada terdata 14 orang lanjut ke program S2.

“Dari datanya terlihat setiap tahun ada penambahan. hal ini  sangat positif dalam hal peningkatan SDM birokrasi kedepannya.” Tandas Tahir. (b)

Abazta

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PT Vale Dukung Optimalisasi Aset Daerah, Serahkan Terminal, Pasar, hingga Camp Malili

Protipe Crane Mini Antar Siswa SMPN 2 Malili Jadi Penyaji Terbaik Nasional

PT Vale Indonesia Gandeng Perpustakaan Lutim, Edukasi Nikel Jadi Lebih Dekat

Dua Warga Ini Laporkan Kades Sindu Agung Ke Polisi

Pemkot Palopo Pastikan Penanganan Sampah RSUD Sawerigading Sesuai SOP

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Musik Etnik Toraja Akan Jadi Jualan Krakatau Band
Next Article Kabupaten Luwu Siap Realisasikan SKB 5 Menteri
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

News

Warga Keluhkan Fasum Dan Fasos di Perumahan BBG Ussu

23 September 2016
Politik

Andi Fauziah Sosialisasi Empat Pilar bersama KMHDI Kota Palopo

10 Oktober 2017
Hukum

Warga Walmas Kumpulkan Tanda Tangan Dukungan Pemekaran

16 November 2013
Ekonomi

Luwu Timur Matangkan Persiapan Menuju APKASI Otonomi Expo 2025

29 Juli 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?