Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Jadwal Tak Jelas, Isu Honorer K-1 Kerap Jadi Komoditas Politik
Metro

Jadwal Tak Jelas, Isu Honorer K-1 Kerap Jadi Komoditas Politik

Redaksi
Redaksi Published 7 Oktober 2012
Share
1 Min Read
SHARE

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palopo Awaluddin meminta agar isu pengangkatan Honorer Kategori I (K-1) agar tidak dijadikan sebagai komoditas politik demi kepentingan pihak tertentu.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkot Palopo belum menerima informasi soal kejelasan waktu pengangkatan Honorer K-1 itu. “Tolong persoalan ini (Honorer K-1) jangan dijadikan jualan politik bagi calon tertentu, sebab kasian mereka sudah menunggu dalam ketidak jelasan,” tegas Awaluddin.

Menurutnya, pihaknya hingga kini masih terus intens berkomunikasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.

“Sampai hari ini pemerintah kota Palopo melalui BKD belum menerima informasi secara resmi tentang pengangkatan honorer K-1 menjadi CPNS atau mendapatkan NIP,” ungkapnya.

Senasib dengan Honorer K-1, kejelasan soal Honorer Kategori II (K-2) juga belum ada diterima oleh pihak BKD Palopo. Sesuai data yang dihimpun, sebanyak 67 orang data Honorer K-1, yang dikirim ke pusat, yang diuji publik hanya 65 orang, dan setelah melewati tahapan uji publik, ada yang meninggal 2 orang, jadi tersisa 63 orang Honorer K1 yang sedang menunggu kejelasan atau informasi pengangkatan menjadi CPNS. (b)

Amran Amir  

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Lutim Percepat ETPD, Sekda Ingatkan Ancaman Pungutan Liar Pasca Penghapusan Retribusi

Coffe Happy, Ketika Berbagi Itu Keren!

Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Palopo

Warga Diberikan Waktu 1×7 Jam Untuk Serahkan Senjata

Di Lutim, HKN Hanya Dihadiri Enam Eselon II

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Hadir di Peresmian Posko Kapal Induk, Dua Kadis Diperiksa
Next Article Panwaslu Palopo Sebut Money Politik Rawan Terjadi di Pemilukada
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

Kuliner

Lawak Pakis, Makanan Favorit Warga Palopo Saat Berbuka

10 Juli 2013
Metro

Lima Kelurahan Terima Reward Pemungutan PBB

18 Januari 2018
Politik

Naili Dinyatakan ‘MS’, Masyarakat Diberi Kesempatan Beri Tanggapan

18 Maret 2025
Metro

Bidan di Luwu Timur Pertanyakan Dana Jampersal

27 Desember 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?